Tampilkan postingan dengan label hamba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hamba. Tampilkan semua postingan

Jumat, Januari 23, 2009

Benazir Bhutto: Tewasnya Sang Ratu Dugem

Di penghujung tahun masehi 2007, dunia dikejutkan oleh berita tewasnya pemimpin oposisi Pakistan Benazir Bhutto, yang ditembak oleh seorang penyerang dan kemudian sang penyerang melakukan aksi bom bunuh diri di tengah kerumunan para penggemarnya, Kamis sore (27/12).

Gedung Putih langsung berkabung. Presiden AS George Bush dengan penuh emosional menyampaikan duka cita rakyat Amerika atas kepergian salah seorang sekutunya yang sesungguhnya ingin dijadikan pemimpin baru di Pakistan menggantikan Pervez Musharraf yang dianggapnya sudah tidak bisa lagi seratus persen dikontrol Gedung Putih.

Walau secara resmi Benazir Bhutto beragama Islam, namun dalam kesehariannya sejak kecil hingga menemui kematiannya, Benazir jauh dari nilai-nilai agama yang dianutnya. Bahkan sesaat sebelum dirinya menemui ajal, Bhutto baru saja menyampaikan pidato dalam rapat akbar bersama dengan pendukungnya dan menegaskan, jika dirinya berhasil menjadi pemimpin Pakistan kembali, maka dia akan langsung memimpin pemberangusan gerakan Islam di seluruh Pakistan. Benazir Bhutto menyebut gerakan Islam dengan istilah “Terorisme Fundamentalis”, sebuah terminologi khas Gedung Putih.

“Apakah kita harus meminta orang asing untuk memberangus gerakan fundamentalis di sini? Tentu tidak! Kita akan bersama-sama, aku dan kalian semua, untuk menghabisi kelompok-kelompok fundamentalis yang mendirikan pemerintahan bayangan di Pakistan ini! Kita pasti bisa!” seru Bhutto dari atas podium hanya beberapa saat sebelum dia menemui ajal dengan cara mengerikan.

Ratu Dugem dan Playgirl

Secara resmi, Benazir Bhutto dibesarkan dalam keluarga Islam. Ayahnya, Zulfikar Ali Bhutto adalah Perdana Menteri Pakistan yang tewas digantung oleh Presiden Zia Ul-Haq setelah jenderal ini melancarkan kudeta. Zia sendiri karena sikap politiknya dinilai AS terlalu mengakomodasi kepentingan gerakan Islam, maka CIA membunuhnya lewat suatu operasi rahasia dengan meledakkan pesawat yang ditumpanginya.

Benazir oleh keluarganya di sekolahkan di sebuah yayasan Katholik ala Inggris di Pakistan. Saat usia 16 tahun, Benazir yang tidak mengenakan jilbab disekolahkan ke Radcliffe College di Massachusset, AS. Saat kuliah di Amerika ini, Benazir benar-benar mereguk kebebasan yang tidak bisa dijalaninya di Pakistan. Ia dikenal sebagai seorang gadis yang gemar belanja pakaian yang tengah trendy dan suka bepergian ke pesta-pesta di malam hari dan pulang dengan ditemani pemuda teman kencannya hingga hari beranjak siang.

Dari Amerika, Benazir melanjutkan pendidikannya di Oxford, Inggris, mengambil jurusan Ilmu Hukum dan Politik. Di Inggris gaya hidupnya makin menggila. Benazir termasuk mahasiswa pandai, namun gaya hidupnya juga “meriah”: pesta dugem jalan terus, alkohol dengan setia terus menemani (walau hal ini sempat dibantahnya), juga suka gonta-ganti teman pria. Media Inggris, Dailymail, edisi Jumat (28/12) mengungkapkan sisi gelap kehidupan Benazir dari seorang teman lamanya semasa kuliah di Oxford. Dailymail sendiri menyebut Benazir sebagai “The Oxford Party Girl”.

“Gaya hidup Benazir ketika kuliah di Oxford menjadi parody seorang gadis remaja Muslim, kaya raya, baru melek melihat dunia. Saat dia berpidato dalam kampanye untuk pemilihan Presiden Senat di Oxford, Benazir bahkan mengungkapkan gaya hidupnya yang liberal itu untuk menarik dan mendulang suara dari para pemilih laki-laki, ” demikian Dailymail.

Gaya hidupnya agak berkurang ketika ayahnya tewas di tiang gantungan. Benazir masuk gelanggang politik dengan mengenakan kerudung, sesuatu yang tidak pernah dipakainya ketika di Amerika dan di Inggris. Namun walau berkerudung, sikap politik Benazir sangat American-minded. Dia menjadikan dirinya musuh bagi aktivis Islam di Pakistan dan sahabat setia bagi Amerika.

CIA Dalangnya?

Tidak aneh jika kematiannya ditangisi banyak tokoh-tokoh liberal. Bush pun langsung menuduh kematian Benazir dilakukan oleh terorisme fundamentalis. Padahal penyelidikan saja belum dimulai. Ada banyak dugaan tentang siapa sesungguhnya dalang di balik kematian Benazir. Bisa saja memang dibunuh anggota gerakan Islam, walau yang pertama ini relevansinya sangat meragukan karena tidak ada manfaatnya. Bisa dibunuh oleh Prevez Musharraf sendiri seperti yang banyak ditegaskan oleh para pendukungnya di Pakistan. Atau bahkan bukan mustahil CIA berada di belakang kematiannya.

Bukan tidak mungkin, kematian Benazir memang dirancang jauh hari untuk semakin mengacaukan Pakistan dan menjadikan salah satu negeri Islam terbesar dunia ini pecah dan berkeping-keping. Bukankah di awal tahun 2000-an pernah terendus sebuah dokumen AS yang ingin melenyapkan Pakistan dan Indonesia di tahun 2025?

Dokumen dari hasil kajian strategis yang dipimpin mantan Menteri Pertahanan Amerika Serikat berdarah Yahudi bernama William Cohen, berjudul “Asia Tahun 2025 dan Pengaruhnya terhadap Keamanan Nasional Amerika di Abad 21” dengan tegas memprediksi (baca: menskenariokan) Indonesia dan Pakistan akan hilang dari peta bumi di tahun 2025. Penyebab dari ‘tenggelamnya’ kedua negara tersebut adalah karena konflik internal atau konflik antar suku, golongan, klan, atau agama, separatisme, dan untuk itu semua sebagai syarat mutlaknya adalah ketidak-stabilan ekonomi. Kajian tersebut meramalkan bahwa dalam 25 tahun ke depan, akan terjadi peristiwa berskala besar dan internasional yang akan sangat mempengaruhi keamanan nasional Amerika Serikat.

Amerika sangat berhasrat untuk menguasai Pakistan karena negeri ini memiliki instalasi nuklir. Sedangkan Indonesia, ya kita tahu sendirilah.

Kematian Benazir Bhutto merupakan hal yang amat lumrah dalam dunia politik. Di Indonesia pun ada tragedi Munir yang meninggal karena diracun oleh tangan-tangan kekuasaan. Jadi peristiwa ini sama sekali tidak perlu dibesar-besarkan atau bahkan ditangisi. Biasa sajalah

Senin, Januari 19, 2009

Jin, Setan dan Iblis

Dalam kitab Ahkamul Qur'an karangan Qurthubi dijelaskan sbb :
Para ulama berbeda pendapat mengenai asal-usul Jin. Hasan al-Basri
mengatakan bahwa Jin keturan Iblis, seperti manusia keturunan Adam. Dari dua
kelompok ini ada yang beriamn dan ada yang kafir, keduanya juga berhak
mendapatkan pahala dan siksaan dari Allah. Mereka yang beriman dari keduanya
adalah kekasih Allah dan mereka yang kafir adalah Setan.

Ibnu Abbas berpendapat : Jin adalah keeturunan Jann, mereka bukan setan,
mereka bisa mati dan mereka ada yang beriman dan ada yang kafir. Sedangkan
setan adalah anak Iblis mereka tidak akan mati kecuali bersama-sama Iblis.

Dalam tafisr surat An-Nas, Qatadah berkata : Sesungguhnya dari jin dan
manusia terdapat setan-setan. Ini mirip dengan pendapat Hasan Basri di atas.
Dalam surah a-An'am (112) dikatakan ""Dan demikian lah Aku jadikan untuk
setiap nabi musuh dari setan-setan manusia dan jin".

Dalam buku "Hayatul Hayawan al-Kubra" karangan Dumairi : semua jin adalah
keturunan Iblis. Namun dikatakan juga bahwa Jin merupakan satu rumpun,
sedangkan Iblis adalah satu dari mereka. Jin juga mempunyai keturunan
seperti dijelaskan dalam al-Qur'an surah al-Kahf (55) "Apakah kalian akau
menjadikan mereka (jin) dan keturunanya sebagai kekasih selain Aku (Allah)
padahal mereka adalah musuh kalian". Mereka yang kafir dari kaum jin disebut
setan.

Dalam kitab "Akaamu-l-Marjan fi Ahkamil Jan" karangan Syibli (hal. 6)
disebutkan bahwa jin mencakup malaikat dan mahluk lainnya yang kasat mata.
Sedangkan setan adalah jin yang durhaka dan kafir, mereka adalah anak-anak
Iblis.

Jauhari berkata :Semua yang durhaka dan membangkang dari manusia, jin dan
hewan disebut setan. Orang Arab menyebut ular sebagai setan.

Yang terpenting bagi umat manusia adalah meyakini bahwa setan adalah musuh
mereka dan selalu berusaha untuk menyesatkannya dan menjauhkannya dari jalan
Allah. Kita dilarang menyembah atau menuruti kata setan. Dalam surah Yasin
(60)dikatakan "Bukankah Aku(Allah) telah membuat perjanjian kepadamu hai
bani Adam agar kalian tidak menyembah setan, mereka adalah musuh yang paling
jelas". Demkian juga dalam surah Fathir (6) "Sesungguhnya setan adalah musuh
kalian maka jadikanlah mereka musuh".. Dan banyak dalil-dalil yang
mengingatkan kita agar hati-hati terhadap tipu daya dan rayuan setan ini.

Kamis, Desember 18, 2008

* Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order

Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.

Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra).

Pastor Herbert W. Amstrong, pemimpin Worldwide Church of God yang berpusat di AS yang juga sebagai Editor in Chief majalah Kristen Plain Truth yang bertiras delapan juta eksemplar tiap bulan, dengan jujur mengemukakan bahwa tanda salib memang berasal dari simbol paganisme. Bukan itu saja, Natal yang diperingati oleh Gereja Barat setiap tanggal 25 Desember pun oleh Amstrong dianggap sebagai kelanjutan dari ritual penyembahan kelahiran anak Dewa Matahari (Sun of the God). Sebab itu, Sunday dijadikan hari libur kaum Kristiani. ‘Sun’ berarti ‘Matahari’ dan ‘Day’ berarti ‘Hari’. Ritual pemujaan kaum pagan terhadap Dewa Matahari memang banyak dilakukan di hari Minggu (Sunday).

Pemujaan terhadap Dewa Matahari ini juga bisa dilihat dari arsitektur kota suci Vatikan, pusat Gereja Katolik Barat, di mana sebuah tiang tinggi berdiri di pusat kota suci ini. Obelisk merupakan simbol phallus dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Obelisk ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan juga… Jakarta! (Monas).

Lalu konsep Trinitas sendiri yang oleh kaum Kristiani dianggap sebagai konsep yang sakral juga berasal dari konsep paganisme kuno yang diwakili oleh Semiramis dan anaknya (Pagan Babylonia), Devka dan Khrisna (Pagan India), Isis dan Horus (Pagan Mesir), dan sebagainya.

Ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan setelah doa pun sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra).

Peradaban pagan kuno memang telah terkubur bersama peralihan zaman dan juga peperangan demi peperangan. Namun esensi dari kepercayaan banyak tuhan tersebut tidaklah pernah mati, bahkan di abad millennium ini kepercayaan kuno tersebut menjadi kepercayaan yang mendominasi umat manusia, tanpa banyak disadari. Simbol-simbol pagan menjadi simbol-simbol yang paling popular di dunia ini, dan mewarnai seluruh—SELURUH—institusi dunia seperti PBB dan sebagainya.

Bermula dari Iblis

Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari satu kelompok kecil para pengikut iblis (baca Eramuslim Digest edisi “Genesis of Zionism”), di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT. Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut dirinya dengan “Uncle Sam”), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa a.s.

Mereka adalah Paulus (Yahudi dari Tarsus) yang mengubah esensi dasar agama Nasrani dari yang hanya sebagai agama kaum Nabi Isa menjadi agama misi ke seluruh dunia. Mereka adalah Abdullah bin Saba’ (Yahudi dari Yaman) yang memecah umat tauhid ini. Mereka adalah Mustafa Kemal Attaturk (Yahudi dari Dumamah) yang menghancurkan kekhalifahan Turki Utsmani. Mereka adalah Terrence E. Lawrence (Yahudi dari Inggris) yang harum namanya di Saudi dan disebut sebagai Lawrence of Arabia. Mereka adalah Snouck Hurgronje (Yahudi Belanda) yang pura-pura masuk Islam dan menggunakan ‘keIslamannya’ sebagai senjata untuk menghancurkan umat Islam Indonesia.

Strategi Hurgronje ini dikenal dengan istilah “Izharul Islam” atau “Pura-Pura Islam” dan sekarang dipakai oleh banyak kaum liberalis, termasuk mereka yang mengaku-aku sebagai kaum liberal Islam yang banyak mempromosikan ide-ide pluralisme (keberagaman), hak asasi manusia, anti kekerasan, kebebasan, dan sebagainya. Jika sekarang ini ada segolongan orang Islam yang mulai terjangkit virus “Pluralitas” maka hal itu sesungguhnya mereka telah tercemar oleh keyakinan pagan, karena seorang Muslim wajib “Fardhu’ain” hanya berpegang pada Tali Allah SWT dan Rasul-Nya.

Dalam tulisan bagian dua, akan dipaparkan awal sejarah kelompok pagan modern di mana Adam Weishaupt, seorang Rabbi Yahudi yang berpura-pura menjadi Yesuit dan kemudian meninggalkan kelompoknya untuk kemudian menjadi pemimpin Illuminati, sebuah organisasi klandestin yang secara diam-diam menguasai perekonomian dan perpolitikan dunia saat ini. (bersambung/rd)

***

Sejarah dunia mencatat bahwa Dinasti Rotschild merupakan dinasti paling terkemuka di Eropa di abad pertengahan. Sir Meyer Amschel Rotschild merupakan sesepuh dinasti ini yang juga disebuta sebagai Rotschild I. Keluarga Yahudi ini tinggal di sebuah rumah besar di pojok Judenstrasse (Jalan Yahudi) di Bavaria (sekarang Jerman).

Kuat dugaan, Rotschild I merupakan pewaris kelompok Templar yang dibasmi dari seluruh Eropa oleh Paus Clement IV dan Raja Perancis, King Philip le Bel, di tahun 1307. Pada 1314, Grandmaster terakhir Templar bernama Jaques de Molay dibakar hidup-hidup hingga menemui ajal.

Saat dibasmi, Templar banyak yang menyelamatkan diri ke Skotlandia, satu-satunya wilayah di Eropa yang tengah diekskomunikasikan dari Gereja. Namun Skotlandia bukan satu-satunya tempat persembunyian Templar. Para Templar yang dikenal sebagai jago-jago perang dan juga intelijen di abad pertengahan ini juga banyak yang menyusup di sejumlah wilayah Eropa. Mereka yang bersembunyi di Portugis, Spanyol, dan Itali, menanggalkan jubah Templarnya dan mengganti nama menjadi Knight of Christ. Yang di Malta menjadi Knights of Rhodes atau Knights of Malta. Ada pula yang lari bersembunyi di Bavaria dan menjelma menjadi Knights of Teutonik.

Penangkapan dan pengadilan atas Templar di Bavaria dilakukan dengan penuh sandiwara dan tidak dilaksanakan dengan sepenuh hati. Sebab itu organisasi ini masih eksis selama berabad-abad di Bavaria—dan juga secara klandestin di Eropa—dan menemukan tokoh baru di wilayah baru ini, seorang Yahudi paganism kaya raya dan dekat dengan praktek-praktek klenik dan okultisme seperti halnya Templar, bernama Meyer Amschell Rotschild. Ada anggapan juga bahwa sesungguhnya Rotschild I ini malah seorang tokoh Templar Klandestin sejak awalnya.

Di tahun 1773, Rotschild I mengundang 12 keluarga Yahudi terkemuka dunia untuk berkumpul di kediamannya. Dalam pertemuan tersebut, Rotschild I mengeluarkan dan membacakan 25 butir strategi penguasaan dunia yang di dalam Kongres Zionis Internasional I di Basel Swiss (1897) disahkan menjadi agenda gerakan Zionis Internasional dengan nama Protocolat of Zions.

Selain itu, Rotschild juga memanggil dan memperkenalkan seorang Yahudi dari Ingolstadt, Bavaria, anak dari seorang Rabi Yahudi yang menyembunyikan keyahudiannya dan mengaku sebagai seorang Yesuit Katolik bernama Adam Weishaupt. Orang ini tertarik pada pemikiran-pemikiran ajaran sesat Dinasti Kerajaan Perancis terakhir, yang dalam The Holy Blood Holy Grail (1982) disebut sebagai Dinasti Merovingian.

Awalnya, Rotschild menugaskan Weishaupt untuk memimpin Coven of Golden Dawn (Fajar Keemasan), sebuah sekte mistik pribadi keluarga Rotschild yang masih aktif sampai dengan hari ini. Kemudian, di dalam pertemuan tersebut, Rotschild menunjuk Weishaupt untuk membentuk dan memimpin sebuah sekte mistik kuno Bavaria bernama Illuminati (Yang Tercerahkan, kaum gnostis sendiri menyebut Maria Magdalena sebagai The Illuminatrix). Illuminati merupakan sekte Luciferian (iblis) yang memiliki arti Sang Pembawa Cahaya.

Di dalam struktur keanggotaan Illuminati, lapisan tertinggi berada dalam kelompok Areopagites atau Tribunal yang memegang kendali atas sekte. Mereka inilah yang berhak hadir dalam pertemuan-pertemuan rahasia.

Nesta Helen Webster dalam World Revolution: The Plot Against Civilisation (1921) menyebut bahwa keahlian Illuminati adalah dalam seni menipu dan memanipulasi, yang memanjakan dan menggerakan mimpi-mimpi orang-orang lugu dan memprovokasi serta mengarahkan mimpi-mimpi orang fanatic dengan memuji-muji dan mendongkrak keangkuhan serta kesomboingan intelektualitas mereka. Illuminati mempermainkan ketidakseimbangan otak manusia, dengan mendorong ambisi dan nafsu kekuasaan serta memandang rendah idealisme dan nilai-nilai luhur. Syahwat kekuasaan merupakan mainan utama dari Illuminati sejak dulu hingga millennium ketiga ini. Siapa pun yang terpengaruh akan provokasinya, secara sadar atau tidak, telah menjadi pelayan bagi kelompok pemuja setan ini.

Webster menegaskan, “Tujuan utama Illuminati adalah untuk kekuasaan dan kekayaan. Mereka memiliki tujuan untuk menguasai seluruh dunia dan seluruh umat manusia dengan jalan menghancurkan pemerintahan yang religius maupun yang sekuler. Illuminati akan bertahta dalam satu tatanan dunia yang sama sekali baru yang dinamakan sebagai The New World Order.”

Guna menuju penguasaan dunia, Illuminati mempergunakan semboyan “Tujuan Menghalalkan Cara”. Walau demikian, ada dua senjata utama mereka untuk mempengaruhi atau menundukkan sasaran, terutama politikus, pejabat militer, dan juga para penguasa, termsuk anggota legislatif. Yakni dengan uang dan seks.

Dalam tulisan ketiga akan dipaparkan kisah penyatuan sekte Illuminati dengan gerakan Freemasonry, keduanya gerakan Yahudi paganis, dan juga kisah tentang Baron Franz Friedrich Knigge yang pada tahun 1780 direkrut menjadi anggota dan sikap Comte de Virieu yang keluar dari sekte tersebut.(rd/bersambung)

***

Illuminati modern lahir di Bavaria pada tahun 1773, tiga tahun sebelum para tokoh Mason menandatangani piagam kemerdekaan Amerika Serikat. Sebelum Illuminati ‘lahir’, gerakan paganis bernama Freemasonry telah dahulu ada di Eropa dan berkembang dengan pesat di sana. Nyaris semua negara dan kerajaan di Eropa tersentuh oleh gerakan Freemason yang lahir di Skotlandia pada sekitar tahun 1314-an.

Para tetua pagan Yahudi seperti Rotschild melihat bahwa strategi mereka akan bisa lebih efektif dan cepat tercapai bila Illuminati dan Freemasonry bersatu. Sebab itu, pada tahun 1780, Baron Franz Friedrich Knigge direkrut menjadi anggota Illuminati dan dengan cepat menjadi salah satu tokoh penting Illuminati Eropa. Sebelumnya, Knigge ini merupakan salah satu tokoh sentral Freemasonry Eropa. Atas usahanya inilah, keduanya bias dipersatukan dan menjadi organisasi klandestine okultis yang begitu efektif, tidak saja di Eropa namun menggapai daratan Amerika dan lainnya.

Penyatuan Illuminati dan Freemasonry “diresmikan” dalam Kongres Wilhelmsbad pada 29 Agustus 1782 di mana Adam Weishaupt dan Knigge memimpin kongres tersebut. Semua yang hadir disumpah untuk tidak membocorkan kepada siapa pun, termasuk kepada anggota keluarga terdekat, apa saja yang terjadi dan diputuskan dalam pertemuan rahasia tersebut.

Comte de Vireu, seorang Masonik dari Lodge du Martinist di Lyons, Perancis Selatan—sebuah wilayah yang kental dengan nuansa Esoteris dan gerejanya memuja Yohanes sebagai Sang Kristus serta Maria Magdalena sebagai The Illuminatrix (Yang Tercerahkan), ikut hadir dalam Kongres di Wilhelmsbad. Sepulangnya dari acara, dia ditanya oleh isterinya tentang apa saja yang dibahas dalam pertemuan.

Terikat dengan sumpah setia, dan tentu saja ancamannya, Comte de Virieu hanya menyatakan bahwa apa yang terjadi dalam kongres sungguh-sungguh mengerikan. “Semua yang terjadi, adalah jauh lebih serius dari apa yang pernah kalian bayangkan selama ini. Konspirasi yang disusun telah benar-benar dirancang dengan sangat matang, sistematis, dan penuh dengan kejutan. Banyak orang penting terlibat dan tentunya dana yang disediakan juga tidak terbatas. Saya berkeyakinan, seluruh kerajaan dan gereja di Eropa ini tidak akan mampu membendung konspirasi tersebut. Ini benar-benar menakutkan, ” ungkapnya.

Atas desakan isterinya dan juga sejumlah kolega, akhirnya de Virieu menyatakan keluar dari perkumpulan.

Dengan sangat licin, Illuminati yang telah bersatu dengan Freemasonry terus bergerak. Mereka berada di belakang setiap revolusi, peperangan, dan peristiwa besar dunia. Nyaris semua pergantian penguasa di sejumlah negeri besar Eropa dan Amerika tidak lepas dari tangan kotor mereka.

Menundukkan Tiga Agama Besar

Satu hal yang jarang diketahui umum, gerakan paganis Yahudi yang juga disebut sebagai kaum Talmudian ini merupakan gerakan untuk menghancurkan semua agama langit. Taurat Musa mereka ganti dengan Talmud; Ajaran Nabi Isa a.s. dikotori dengan tangan Paulus, Yahudi dari Tarsus; dan ke dalam Islam mereka menyusupkan Abdullah bin Saba’, Yahudi dari Yaman yang mengaku-aku sebagai pembela keluarga Ali r.a. dan mengajarkan pengikutnya agar hanya mencintai Ali r.a. dan mengecam ketiga sahabat Nabi SAW lainnya seperti Abu Bakar r.a., Umar bin Khattab r.a., dan Ustman bin Affan r.a.

Mereka ini memiliki dendam kesumat terhadap Gereja yang telah menumpas para tetua mereka pada tahun 1307. Sebab itu mereka berupaya agar Gereja bisa ditundukkan dan menjadi pelayan kepentingan mereka. Salah satu bukti adalah surat balasan dari Rabi Yahudi di Konstantinopel kepada warga Yahudi yang tinggal di Arles, Perancis, yang menyatakan, “Jadilah kamu pemeluk Kristen, namun tetaplah pelihara Talmud di dalam hatimu. Agar kamu bisa menghancurkan mereka dari dalam…”

Konspirasi mereka tetap berjalan dengan penuh kerahasiaan. Satu persatu negeri-negeri besar jatuh dalam cengkeraman mereka. Dari daratan Eropa, mereka menjangkau Amerika, dan juga seluruh dunia. Sejarah dunia yang kita kenal sekarang merupakan hasil kerja mereka. Hanya saja, sejarah resmi tidak pernah mencatat bahwa semua ini merupakan hasil dari kerja keras mereka, karena industri penulisan dunia pun dimiliki oleh jaringan mereka.

Tulisan bagian empat akan membahas konspirasi mereka di abad ke-20, di mana mereka berusaha menaklukkan dunia lewat peperangan dan pendirian lembaga-lembaga internasional seperti PBB, World Bank, dan sejenisnya. Salah satu program PBB yang akan dibahas nanti adalah tentang Codex Alimentarius, sebuah program pengendalian populasi manusia di mana Rockefeller menjadi salah satu penggeraknya. (bersambung/rd)

***

Peperangan atau konflik berskala luas merupakan ‘barang mainan’ kaum Konspirasi sejak lama. Berbagai revolusi besar dunia seperti revolusi Inggris dan Perancis, memang sengaja dirancang oleh mereka. Bahkan banyak literatur menyatakan jika Jenderal Albert Pike, seorang Jenderal AS dalam Perang Saudara yang gemar dengan segala sesuatu yang bersifat mistis, jauh-jauh hari telah merancang skenario perang dunia sampai tahap Perang Dunia II yang dirancangnya terjadi di abad millennium ketiga ini.

Memasuki abad ke-21, setelah menggelar Konferensi Zionis Internasional I di Basel, Swiss, pada tahun 1897, yang mengesahkan Protocolat Zionis sebagai agenda bersama gerakan Konspirasi untuk menguasai dunia. Emas dan propaganda merupakan dua komponen utama yang dipergunakan sebagai senjata kelompok ini.

Nyaris seluruh Eropa telah berada dalam cengkeraman kuku-kuku mereka. Demikian pula dengan Amerika Serikat. Namun mereka menghendaki agar Eropa bisa didesain ulang sesuai dengan kepentingan mereka, yakni Eropa yang tidak bersatu dan penuh konflik di dalamnya. Sebab itu, pecahlah Perang Dunia I yang disusul pula dengan Perang Dunia II. Kedua perang besar dengan korban puluhan juta nyawa manusia ini diangap berhasil guna mendesain ulang peta politik dan perekonomian dunia.

Pasca Perang Dunia II, mesin propaganda Konspirasi menanamkan kepada otak seluruh manusia—terutama Barat—bahwa bangsa Yahudi telah dibuat begitu menderita dalam perang tersebut dengan terjadinya upaya pembasmian etnis Yahudi yang dilakukan Nazi Jerman. Tragedi Holokous dijadikan berhala baru dalam peta politik dunia di mana tidak seorang pun boleh mempertanyakan keabsahannya. “Dengan adanya mitos holokous ini, Barat yang dibuat merasa begitu berdosa diperas habis-habisan oleh kekuatan ini, ” demikian Prof. Norman G. Finkelstein dalam bukunya “The Holocoust Industry”.

Bangsa Yahudi pun telah berhasil mendirikan “Negara” di atas tanah milik bangsa Palestina dengan dukungan lobi politik Negara-negara Barat.

Guna melicinkan jalan menguasai dunia, maka Konspirasi mendirikan sebuah badan super power yang seluruh kebijakannya berada dan berlaku di atas kebijakan negara-negara yang ada yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations). PBB didirikan di San Francisco, AS, pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC. Sidang Umum yang pertama, dihadiri wakil dari 51 negara, berlangsung pada 10 Januari 1946 di London. Sebelumnya PBB ini bernama Liga Bangsa-Bangsa.

Badan Internasional ini diperlengkapi dengan lembaga-lembaga di bawahnya yang mencakup hampir semua bidang kehidupan manusia di bumi ini, seperti kesehatan (WHO), pangan (FAO), perbankan atau perekonomian (World Bank dan IMF), dan sebagainya. Sesungguhnya, PBB ini merupakan satu rintisan ke arah tatanan dunia baru yang menghendaki adanya satu super pemerintahan yang berhak mengatur negara-negara lainnya.

Dalam perjalanannya, PBB terbukti menjadi alat bagi kepentingan imperialisme Barat terhadap negeri-negeri selatan. Dalam segala hal, PBB senantiasa mengambil kebijakan yang menguntungkan kaum Konspirasi. Jika pun ada resolusi yang keluar bagi Israel, misalnya, maka hal tersebut hanyalah sebuah resolusi di atas kertas yang tidak memiliki dampak apa pun terhadap Israel. Namun jika ada satu saja resolusi PBB bagi negeri-negeri Islam, maka resolusi itu wajib dipatuhi dan dilaksanakan, bahkan jika perlu dengan ancaman senjata dari negara besar seperti AS dan sekutunya.

Kontrol Populasi Dunia

Begitu banyak fakta-fakta konspirasi dan ketidakadilan menyangkut PBB. Namun ada satu konspirasi PBB yang luput dari perhatian khalayak ramai yakni tentang rencana Konspirasi untuk mengurangi populasi dunia sehingga dunia ini hanya dihuni oleh 500 juta manusia. Hal ini berarti pengurangan sekitar 93% penduduk dunia.

Hal tersebut berangkat dari pemikiran bahwa dunia dengan segala kekayaan alamnya, dengan seluruh ekosistemnya, rantai makanannya, serta sistem alamiah yang ada, tidak akan sanggup untuk menopang kehidupan umat manusia sebanyak sekarang—sekitar 6 miliar orang—dengan baik. Untuk menciptakan satu dunia yang lebih baik, maka diperlukan pengurangan jumlah populasi umat manusia sebanyak 93%-nya atau dunia ini hanya mampu untuk menopang kehidupan 500 juta manusia.

Yang unik, Desember 2012 merupakan waku yang ditentukan oleh pihak Konspirasi untuk memulai program ini secara besar-besaran. Belum ada satu pun pihak yang mengetahui secara pasti mengapa Konspirasi mematok awal program yang akan mengurangi jumlah umat manusia secara drastis ini pada Desember 2012.

Temuan-temuan berkenaan dengan waktu tersebut sungguh mengagetkan. Berabad silam, suku bangsa kuno seperti Suku Maya, Suku Hopi, Kaliyuga, Aztec, dan juga Mesir Kuno telah meramalkan di dalam sistem kalender kuno mereka jika pada akhir tahun 2012 dunia lama akan berakhir dan dunia baru akan muncul. Perhitungan suku-suku kuno ini berdasarkan pada pergerakan bintang-bintang dan berbagai ramalan mistis yang ada.

Di abad milenium, ketika sebagian dinding Pentagon hancur ditabrak misil yang mirip sebuah pesawat jet kecil pada tanggal 11 September 2001 (baca Eramuslim Digest edisi 911 tentang kebohongan-kebohongan AS soal peristiwa WTC), segelintir elit AS yang juga merupakan tokoh-tokoh Konspirasi Paganisme Modern ini menginginkan agar Pentagon diubah dan dimodernisasi lebih canggih lagi dengan berbagai peralatan yang terkomputerisasi.

Batas waktu bagi upaya modernisasi Pentagon ini adalah Desember 2012! (bersambung/rd)

***

Kontrol populasi merupakan praktek paling dasar dari ritual kaum pagan guna menyeimbangkan manusia dengan alam, yaitu bumi (Gaia). Pihak Konspirasi yang merupakan pewaris ritual agama pagan kuno—sebab itu disebut juga sebagai Paganis Modern—meneruskan usaha ini demi memelihara Gaia bagi mereka.

Jika kaum pagan kuno seperti suku Aztec, Mesir Kuno, Maya, Kaliyuga, dan Indian Hopi dengan sistem kalender sonar-nya meramalkan kehancuran fase lama pada 31 Desember 2012. Maka kaum pagan modern ini juga menjadikan tanggal tersebut sebagai fase yang penting bagi sejarah gerakan panuang mereka. Momentum akhir Desember 2012 dijadikan tonggak berakhirnya Pentagon lama dan kemunculan Pentagon baru, lalu dimulainya fase pengurangan populasi umat manusia sampai dengan 90%-nya hingga dunia menyisakan sekitar 500 juta manusia di dalamnya, dan sebagainya.

Kontrol populasi ini sudah diterapkan sejak bertahun-tahun lalu melalui serangkaian uji coba dan strategi, antara lain program Keluarga Berencana (KB), yang sampai detik ini ditentang oleh Gereja Katolik. Sikap Gereja sesungguhnya bukan semata alasan bahwa program tersebut seolah mendahulu takdir Tuhan, namun Gereja yang memang sejak lama menjadi musuh bagi Konspirasi (ingat penumpasan Templar di tahun 1307), mengetahui secara pasti akal licik di balik program dunia tersebut.

Strategi kontrol populasi tidak hanya lewat program KB, namun juga lewat rekayasa genetis, yang gencar dilakukan terhadap tumbuhan dan hewan. Dari upaya ini dikenal istilah-istilah seperti makanan transgenik dan sebagainya. Dari upaya rekayasa genetika inilah berbagai penyakit baru bermunculan dan menyerang manusia, bahkan di banyak tempat menjadi wabah yang dalam tempo cepat membunuh banyak manusia.

Salah satu yang menjadi sorotan banyak pakar kesehatan adalah penggunaan bahan-bahan kimiawi hasil rekayasa genetika yang disisipkan dalam aneka makanan dan juga pupuk tanaman. Bahan-bahan yang kelihatan kecil dan sepele ini dalam waktu yang lama akan menumpuk di dalam tubuh atau di dalam aliran darah, dan dalam jangka waktu tertentu menjadi penyakit yang sangat sulit untu disembuhkan. Belum lagi jenis-jenis bahan transgenik lainnya yang mampu menghilangkan fungsi-fungsi luhur manusia.

Salah satu forum internasional yang membahas masalah ini adalah pertemuan National Association of Nutrition Professional (NANP- 2005 Conference). Dalam presentasinya yang berjudul “Codex and Nutricide’, Dr. Rima Laibow dari Natural Solutions Foundation (bisa dilihat di www.HealthFreedomUSA.org) mengatakan, “…mereka yang menguasai makanan akan menguasai dunia… Mereka telah mengatakan pada tahun 1962 bahwa Proyek Codex Alimentarius secara global akan diimplementasikan pada 31 Desember 2009. Ini merupakan semacam cetak biru. Proyek Dunia ini diarahkan oleh WHO dan FAO, dua lembaga dunia di bawah PBB yang membidangi masalah kesehatan dan pangan…”

Dalam ceramahnya, Dr. Laibow tiba-tiba menyuruh para hadirin untuk diam dan mengencangkan ikat pinggang. Dia kemudian berkata, “Di tahun 1994, diam-diam, tanpa sepengetahuan masyarakat luas Amerika, Codex menyatakan bahwa Gizi adalah racun, yang berarti berbahaya dan harus dihindari. Di bawah ketentuan Codex, semua sapi perah di muka bumi ini WAJIB diinjeksi dengan hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh satu-satunya perusahaan yakni Monsanto. Dan lebih jauh lagi, semua hewan ternak yang digunakan sebagai bahan makanan di planet ini harus disusupkan bahan anti biotik khusus dan hormon pertumbuhan buatan.”

Dr. Laibow melanjutkan, “Menurut perhitungan WHO dan FAO, jika proyek mereka ini terus berjalan tanpa hambatan berarti, WHO dan FAO memproyeksikan—ini terdapat dalam panduan mineral dan vitamin mereka—ketika diimplementasikan pada 31 Desember 2009, maka akan berdampak pada minimum kematian sekitar 3 miliar jiwa. Satu miliar lewat kematian secara langsung, mereka ini adalah orang-orang yang gagal di mata para korporasi dunia dan sisanya, 2 miliar jiwa, akan menemui kematian akibat penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah, yakni kurang gizi.”

Lantas, siapa yang akan tetap hidup—dalam bahasa Darwin, “Survival of the fittest”? Dr. Laibow berkata, “Hanya mereka yang kaya, yang mampu menyuplai gizi dan vitamin dalam makanan mereka yang akan tetap bisa hidup.”

Kecemasan Dr. Laibow bukanlah kecemasan seorang awam. Ada banyak Laibow-Laibow lain seperti itu disebabkan fakta dan bukti yang sukar dibantah mengenai hal tersebut. PBB sendiri telah mengeluarkan lusinan dokumen resmi yang meminta pengurangan populasi dunia hingga 80%-nya. Salah satunya di dalam Konferensi Perempuan Sedunia di Beizing (1997), di mana Kepala FAO dengan tegas menyatakan, “Kami akan menggunakan makanan sebagai senjata melawan masyarakat.”

Dengan kata lain, PBB dalam hal ini lewat FAO dan WHO akan mempergunakan makanan, termasuk bahan-bahan yang akan masuk ke dalam tubuh manusia, sebagai bagian dari senjata ampuh yang besar dan kompleks, bernama “Kontrol Populasi”. Digunakan untuk mengurangi jumlah populasi dunia, seperti yang diamanatkan kaum Pagan Kuno berabad silam.

Dalam tulisan keenam akan dipaparkan beberapa zat aditif berbahaya yang disusupkan ke dalam bahan makanan dan juga bahan-bahan kesehatan, namun dikatakan oleh berbagai lembaga internasional sebagai zat aditif yang berguna dan menguntungkan bagi kesehatan tubuh. (bersambung/rd)

***

Berbagai penyakit baru terus bermunculan menghinggapi manusia dan parahnya belum ditemukan obat yang paten yang mampu menyembuhkan secara total, seperti halnya virus HIV, dan juga Virus H5N1 dalam kasus Flu Burung. Kita tentu ingat, setiap kali ada korban meninggal akibat virus ini, media massa baik cetak maupun elektronik senantiasa menyebutnya sebagai ‘Suspect Flu Burung’ alias baru diduga, bukan dipastikan.

Di lain sisi, obat-obatan kimiawi yang diproduksi oleh dunia medis dan direkomendir oleh para dokter ternyata juga tidak bebas dari efek samping. Obat untuk sesuatu penyakit ternyata jika digunakan secara kontinyu akan menimbulkan penyakit lain. Penyakit utama yang diderita pun bisa jadi bertambah kuat dan sebab itu membutuhkan dosis dari obat yang sama yang lebih besar lagi agar penyakit atau virus atau kuman yang lebih kuat bisa dibasmi.

Parahnya, aneka bahan konsumsi manusia yang berasal dari alam pun ternyata dewasa ini sudah jauh dari nilai sehat. Sayuran dan buah-buahan misalnya, dalam perawatannya selalu disemprot dengan herbisida atau insektisida yang tidak aman bagi manusia. Belum lagi zat pengawet yang biasa diberikan kepada sayuran dan buah-buahan impor agar lebih tahan lama dan tidak mudah busuk, juga menambah daftar zat kimia berbahaya yang dipastikan akan ikut masuk ke dalam tubuh manusia jika dikonsumsi. Lama-kelamaan, zat-zat yang jumlahnya mungkin sangat kecil ini, bisa menjadi besar karena mengendap di dalam tubuh dan menjadi bibit penyakit.

Satu contoh, seorang perempuan yang sejak muda sering mengkonsumsi mie instan atau penganan pabrik yang mengandung Mono Sodium Glutamat (MSG) alias bahan penyedap atau penguat rasa yang lazim ditambahkan ke dalam banyak sekali penganan produk pabrik, lima sampai sepuluh tahun ke depan pasti akan tumbuh kista di dalam tubuhnya yang bisa jadi bertambah ganas menjadi tumor. Banyak sekali kasus ini di dunia dan juga di Indonesia.

Ironisnya, penggunaan MSG oleh media massa malah dipromosikan secara besar-besaran sebagai zat yang mampu mendongkrak rasa dan kenikmatan sebuah makanan, namun tidak dipaparkan secara jujur efek samping membahayakan bagi tubuh manusia. Berbagai penelitian dari dunia medis tentang bahaya MSG pun tidak disosialisasikan secara massal. Akibatnya, hanya orang-orang tertentu yang care terhadap kesehatan-lah yang berusaha sekuat tenaga menghindari penggunaan zat aditif tersebut. Sedangkan kalangan bawah yang tertutup akses informasi (karena buku atau pendidikan mahal harganya), dan kelompok ini jauh lebih besar kuantitasnya, tidak mengetahui akan bahaya tersebut dan terus-menertus mengkonsumsi penganan yang tidak sehat tersebut. Akibatnya, berbagai penyakit mereka derita dan biasanya kematian selalu menjadi akhir dari cerita mereka karena untuk berobat ke dokter pun mereka tidak memiliki cukup uang.

Satu contoh lagi tentang zat aditif. Tahukah Anda jika setiap ayam goreng yang disajikan oleh berbagai resto fasfood ternama dunia merupakan ayam yang dari telur hingga dewasa dan dipotong, masa hidupnya tidak sampai dua bulan? Ayam tersebut besar dengan cepat disebabkan suntikan hormon yang diberikan secara berkala dengan jumlah yang besar. Hormon tersebut tidaklah hilang tatkala ayam tersebut digoreng. Hormon itu tetap ada dan masuk ke dalam perut kita saat kita menyantapnya. Inilah penjelasan mengapa anak-anak remaja sekarang banyak yang menderita obesitas dan berbagai macam penyakit. Jika masih ragu, tontonlah film semi dokumenter yang cukup menghibur berjudul ‘Super Size Me’ yang disutradarai Morgan Spurlock dari AS.

Coba sekarang tutup mata kita, dan begitu kita buka kembali, hilangkan semua persepsi dan paradigma yang ada. Kita akan bisa melihat dengan jelas jika sekarang ini berbagai upaya menghabisi ras manusia tengah terjadi di depan dan sekeliling kita, lewat peperangan, propaganda media massa, hegemoni ekonomi, penyakit, konflik, makanan, dan bahkan obat-obatan. Apakah ini berjalan dengan sendirinya? Tentu sangat naif jika kita mengira demikian.

Fluoride

Zat kimia ini secara umum dipersepsikan orang sebagai zat ampuh untuk memperkuat tulang gigi. Sebab itu, zat ini banyak disisipkan di dalam pasta gigi. Bahkan 66% cadangan air minum warga AS telah dicampuri zat ini secara sengaja. Benarkah fluoride berguna?

Jawaban yang ada mungkin akan mengejutkan kita semua. Fluoride telah diteliti banyak pakar kesehatan dan ternyata ditegaskan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh. Antara lain bisa menyebabkan kanker tulang, oestoporosis, masalah persendian, turunnya kadar testoteron dan estrogen, dan sanggup mengkorosi lapisan enamel gigi. Bahkan dikatakan jika fluoride lebih merusak gigi ketimbang garam.

Sekarang, pergilah ke toko atau super market yang ada. Carilah racun tikus. Dan lihatlah, apa bahan utama pembuat racun tikus? Yakni Sodium Fluoride. Ini adalah zat kimia ionik yang paling beracun setelah Potasium Dikromat. Saat ini, perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dalam bisnis air minum dalam kemasan diketahui telah memasukkan fluoride ke dalam produk air minum dalam kemasan mereka. Hal ini dilakukan tanpa membubuhkan keterangan sedikit pun dalam label kemasannya.

Dunia medis juga telah mengetahui jika fluoride juga digunakan sebagai obat anti depresan, yang menghilangkan agresifitas dan motivasi manusia, termasuk menurunkan hasrat untuk berkembang-biak. “Fluoride memang tidak memiliki faktor yang menguntungkan secara biologis, ” tegas Dr. Rima Laibaow dari Natural Solutions Foundation. (Bersambung/rd)

***

Penggunaan Fluoride hanyalah salah satu bagian dari banyak sekali contoh betapa bahan berbahaya disusupkan ke dalam bahan-bahan yang dipergunakan manusia dan bisa masuk ke dalam tubuhnya. Selain Fluoride, kita tentu juga akrab dengan aspartame atau aspartamin, tanpa kita sadari. Untuk yang satu ini, mungkin kita masih merasa asing dengan namanya, tapi kami yakin jika bahan kimia tersebut sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari.

Aspartame atau aspartamin merupakan bahan kimia yang secara populer disebut sebagai bahan pemanis buatan pengganti gula. Gula memang tidak baik bagi kesehatan manusia, namun zat penggantinya ini ternyata menyimpan potensi kejahatan yang jauh lebih mengerikan. Ironisnya, sejak pertengahan tahun 1995, penggunaan aspartame dari AS telah meluas ke seluruh dunia.

Bahan kontroversial ini sekarang telah disusupkan ke dalam puluhan ribu produk makanan, suplemen vitamin, dan minuman ringan. Padahal banyak penelitian menyebutkan jika bahan ini bisa menyebbakan sakit kepala, tumor otak, dan limpoma. Pada tahun 2004, sebuah film dokumenter berjudul “Sweet Misery: A Poisoned World” dengan jelas memperlihatkan bahayanya zat kimia tersebut.

Jika Anda masuk ke supermarket, daftar bahan pemanis buatan ini dengan muah akan Anda dapati di bagian komposisi suatu makanan atau minuman manis, seperti halnya penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) yang juga berbahaya bagi kesehatan.

Beberapa penelitian menyebutkan aspartame sama berbahayanya dengan racun sianida atau pun arsenik yang secara langsung menyerang jaringan saraf manusia, yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Hanya saja aspartame bereaksi lebih lama dari suanida maupun arsenik. Nama arsenik sendiri di Indonesia belakangan kembali popuelr seiring tragedi kematian aktivis HAM Munir yang diracun oleh seseorang dengan penggunaan arsenik.

Di Amerika Serikat, negara besar dengan masalah kesehatan serius salah satunya adalah masalah obesitas (kegemukan), bahkan kota Houston disebut sebagai kota orang-orang gemuk AS, berbagai laporan mengenai aspartame cukup mengerikan. Salah satunya adalah grafik kasus kanker payudara yang menunjukkan peningkatan yang selaras dengan peningkatan penggunaan aspartame dalam produk makanan jadi. Hal ini kian memperkuat mengapa pemanis buatan ini harus dicurigai.

Sebelumnya, pemanis buatan berasal dari Saccharin. Zat ini ditemukan pertama kali pada tahun 1879. Pemanis buatan yang kurang dikenal ini tiba-tiba saja menjadi bahan pokok warga sipil ketika semua gula yang ada hjabis karena dikirim ke medan perang untuk konsumsi para tentara pada Perang Dunia I. Namun saat meletus Perang Teluk tahun 1991, sakarin tidak lagi digunakan melainkan diganti oleh aspartame. Zat inilah yang dikirim ke Teluk untuk para tentara dalam bentuk bermacam-macam, antara lain dalam kemasan softdrink diet soda. Panasnya terik matahari wilayah Teluk mengkatalisasi proses kimia yang memecah aspartame menjadi komponen-komponen mautnya. Banyak kalangan curiga jika aspartame adalah biang keladi Gulf War Syndrome, penyakit yang menggerogoti veteran Perang Teluk dengan gejala-gejala seperti sakit kepala, gangguan pernafasan, dan rasa lelah yang berlebihan.

Pakar nutrisi Dr. Rita Laibow dalam acara yang sama (lihat tulisan bagian sebelumnya) dan dalam banyak makalahnya menyatakan jika penggunaan aspartame merupakan salah satu bagian dari strategi pengurangan populasi dunia, seperti halnya penggunaan Fluoride dan MSG.

Steroid Bagi Ayam Goreng

Tahukah Anda jika ayam goreng yang biasa kita jumpai di resto-resto fastfood (baca: junkfood) internasional siklus hidupnya sangat singkat. Dari bentuk telur hingga dewasa tidak sampai memakan waktu dua bulan! Ini dimungkinkan dengan penyuntikan zat hormon yang disebut steroid yang kontinyu ke dalam tubuh ayam tersebut.

Hal ini sudah lazim dilakukan peternakan-peternakan ayam potong yang tersebar di negeri ini, terlebih bagi peternakan-peternakan ayam yang menjadi rekanan kedai-kedai fastfood seperti McD, KFC, dan sebagainya.

Seorang rekan kami yang pernah bertandang ke lokasi peternakan ayam-ayam tersebut menyatakan, “Anda akan tidak mau lagi makan ayam goreng di sana jika mengetahui kondisi ayam-ayam yang ada di peternakannya. Ayam-ayam itu disuntik secara berkala, terus-menerus, dan dalam waktu yang sangat singkat tumbuh dari anak ayam yang kecil menjadi ayam dewasa yang sangat tambun, sehingga untuk berdiri dan berjalan saja tidak mampu. Ayam-ayam tambun hasil suntikan tersebut hanya bisa duduk diam menunggu diambil untuk dipotong dan dikirim ke gerai-gerai restoran fasfood yang kita sudah kenal. Ayam-ayam ‘sakit’ itulah yang biasa kita makan di gerai-gerai fasfood tersebut.”

Dalam film garapan sutradara AS Morgan Spurlock (Super Size Me), disebutkan jika steroid yang disuntikan ke dalam ayam-ayam tersebut tidaklah hilang saat digoreng, sehingga steroid tersebut ikut masuk ke tubuh manusia yang memakannya. Hasilnya? Tubuh manusia yang memakannya sedikit demi sedikit menyimpan hormon pertumbuhan yang membahayakan tersebut dan tumbuh secara tidak wajar. Kita bisa melihat betapa di zaman sekarang, anak-anak yang tumbuh di wilayah perkotaan tubuhnya dengan cepat tumbuh membesar dan beberapa di antaranya menderita obesitas (kegemukan). Hal ini disebabkan mereka seringkali mengkonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat tersebut.

Tubuh yang cepat besar dan tambun tidak menjamin jika tubuh terebut sehat. Adalah fakta jika remaja perkotaan walau tubuhnya besar amat rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Jadi, tubuh yang besar itu mirip dengan ayam di peternakan yang disuntik hormon steroid. (bersambung/rd)

***

Adakah saudari kita yang pernah atau masih memiliki kista di rahimnya? Atau mungkin itu adik, kakak, isteri, anak, atau bahkan ibu kita? Kista adalah massa atau kantung yang berisi darah hitam pekat alias darah sangat kotor. Dalam banyak kasus, dokter biasanya akan merekomendasikan pengangkatan kista lewat jalan operasi. Namun banyak pula, setelah dioperasi dan diangkat ternyata kista bisa tumguh lagi.

Dalam konsultasi dengan dokter, biasanya kita ditanya apakah pasien atau pengidap kista sering mengkonsumsi ayam goreng di resto fasfood, atau bahkan lebih detil lagi seperti apakah sering mengkonsumsi menu chicken wings alias sayap ayam goreng? Dan biasanya sang pasien akan mengangguk. Jika demikian, sudah jelas, sang pasien merupakan salah satu korban dari zat kimia atau hormon steroid yang disuntikkan ke dalam tubuh ayam dan biasanya memang disuntikan lewat bagian sayapnya atau leher. Dua tempat dalam tubuh ayam itulah yang menyimpan konsentrasi steroid yang paling banyak, walau seluruh bagian tubuh ayam pun terpapar steroid tersebut.

Tutup mata kita dan buka kembali dengan paradigma yang benar-benar baru. Pengurangan populasi umat manusia tengah terjadi di sekeliling kita dengan berbagai cara. Ada konflik, peperangan, penyakit, pembunuhan lewat sistem ekonomi, bencana alam buatan, ideologi, sistem demokrasi, dan sebagainya. Dan tahukah Anda jika semua itu terjadi bukan karena faktor kebetulan namun sesuatu yang sudah diskenariokan dengan matang dan amat rapi jauh-jauh hari?

Adakah Anda percaya jika AS menjadi negara super-power satu-satunya di dunia saat ini karena faktor kebetulan? Percayakah Anda jika Imperium Soviet Rusia hancur karena kebetulan? Percayakah Anda jika Zionis-Yahudi berada di belakang semua kerusakan di muka bumi sejak zaman para nabi hingga sekarang? Di dalam kitab suci al-Qur’an, Allah SWT telah berkali-kali menyampaikan firman-Nya jika Yahudi merupakan bangsa perusak, pengkhianat, tidak bisa dipercaya, dan sumber segala kerusakan di muka bumi. Anda harus percaya dengan hal ini. Kian hari kian terkuak segala konspirasi Zionis-Yahudi, pewaris kekuatan paganisme purba, dalam menghancurkan umat manusia lainnya demi mewujudkan ambisinya menciptakan tatanan dunia baru berdasarkan versinya sendiri.

KUOTA CALEG PEREMPUAN

Satu hal yang mungkin belum pernah terlintas di benak Anda adalah strategi pengurangan populasi umat manusia lewat jalan penanaman ideologi atau gerakan ideologi. Feminisme merupakan salah satu gerakan yang melawan fitrah yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia, yang ingin menyamaratakan kedudukan—hak dan kewajiban—antara laki-laki dan perempuan.

Tahukah Anda jika feminisme dalam perwujudan kongkret di dalam sistem demokrasi adalah KUOTA KETERWAKILAN JUMLAH PEREMPUAN dalam struktur pemerintahan, apakah itu anggota legislatif maupun eksekutif. Hal yang paling nyata di depan kita adakah disetujuinya Kuota jumlah 30% keterwakilan perempuan dalam badan legislatif di negeri ini dalam Pemilu 2009. Padahal sudah jelas, dengan kian banyaknya peran perempuan di sektor publik, dengan meninggalkan kewajiban utamanya sebagai sang pendidik di dalam keluarganya, maka hal ini akan menyebabkan banyak sekali kerugian di dalam pendidikan angota keluarganya dan juga mengurangi tingkat fertilitasnya disebabkan kondisi fisik dan otak yang kelelahan.

Ironisnya, ide yang sarat konspiratif dalam menghancurkan sendi-sendi kekuatan keluarga tersebut didukung sepenuhnya oleh partai-partai politik yang berbasiskan umat Islam. Adakah mereka paham dengan hal ini dan tidak perduli atau mereka memang tidak tahu karena kurangnya wawasan dan bahan bacaan?

Adalah BOHONG BESAR jika dikatakan seorang perempuan yang menjadi anggota legislatif, di mana sering kali pulang sampai dini hari disebabkan banyak mengikuti rapat, mampu menjadi sang pendidik utama bagi anak-anaknya di rumah, melebihi “pendidikan” yang diberikan pesawat teve dan lingkungan pergaulannya. Perempuan jenis ini tanpa disadari –dalam banyak kasus—juga sesungguhnya memperbudak perempuan lainnya yang dijadikan sebagai pembantu (khadimat) rumah tangganya. Tiada perempuan yang dianggap berhasil di sektor publik yang tidak lepas dari jasa khadimat di dalam rumah tangganya.

Bagi yang ingin memperdalam kajian soal ini silakan membaca dua buku sebagai pengantar yakni “Evolusi Moral” (Sayyid Quthb) dan “Rekayasa demografis dan globalisasi kerusakan: aspek konspiratif konferensi Kairo dan Beijing” (Ummu Hani, Yayasan Ibu Harapan). Dua buku ini insya Allah akan bisa membuka cakrawala kekritisan kita tentang mengapa konspirasi Yahudi Internasional merasa sangat perlu mengeluarkan para perempuan dari sektor privat ke sektor publik.

Jika kita mengaku sebagai orang yang perduli dengan ayat-ayat Alah, seharusnya kita wajib mengembalikan posisi perempuan ke tempat yang sangat terhormat sebagai Ummu Madrasatun ‘Ula, Sang Pendidik Utama di dalam keluarga, jadi bukan menyerahkan pendidikan anak-anak kita kepada pesawat teve, pembantu, atau guru yang datang ke rumah kita karena mendapat honor. Kita harus menentang dan menolak sunnah-Yahudi, walau langkah itu terkesan kurang populer di masa sekarang. Karena al-haq itu tetaplah al-haq, walau hal itu populer atau tidak.

Di dalam bagian sembilan, akan dipaparkan akhir dari agenda kaum pagan modern ini, dan ikhtisarnya akan menyusul di bagian ke sepuluh. Insya Allah. (bersambung/rd)

***

Zionis-Yahudi dengan segala hegemoninya atas dunia, dan menunggangi Amerika Serikat sebagai kapal induk baginya merupakan pewaris paganisme dunia purba. Pengikut iblis yang dahulu dikenal sebagai The Broterhood of Snake, Samiri Cabal (di masa Musa a.s.), Sanhendrin Cabal (di masa Isa a.s.), Biarawan Sion, Knight Templar, Freemasonry, Theosofie, dan berbagai nama sekarang ini, Bilderberger, CFR, Club of Rome, IMF, World Bank, The Federal Reserve, dan sebagainya, mengejawantah dan menyatukan diri di dalam kelompok Zionis Dunia.

Akhir dari agenda mereka adalah membentuk Tata Dunia Baru (The New World Order) di mana mereka menjadi majikan bagi semua Ghoyim yang ada di dunia. Tujuan akhir mereka ini telah dipahat dalam lambang negara AS dengan kalimat “Novus Ordo Seclorum”. Dalam menuju akhir agenda ini, kaum pagan modern melewatinya dalam berbagai tahap dan setiap peristiwa senantiasa dikaitkan dengan ritual pagan kuno. Mari kita lihat beberapa peristiwa dunia yang sepertinya tidak memiliki makna apa-apa namun sesungguhnya bagian dari ritual pagan mereka:

Tahun 2012 merupakan batas waktu bagi modernisasi seluruh sistem militer AS di Pentagon, batas waktu bagi pencapaian Codex Alimentarius, batas waktu bagi pencapaian Agenda 21, batas waktu bagi implementasi Perjanjian Kyoto, dan batas waktu bagi banyak agenda-agenda internasional. Mengapa harus 2012?

Jika Anda lupa, maka bukalah kembali kalender purba suku-suku pagan kuno seperti kalender Aztec, suku Maya, suku Hopi, suku Kaliyuga, Mesir kuno, dan lainnya. Kepercayaan paganis mereka, yang diimplementasikan dalam sistem kalendernya berdasarkan perhitungan rasi bintang dan ramalan-ramalan mistis, meyakini jika tahun 2012 merupakan batas antara Tata Dunia Lama (The Ancient World Order) dengan Tata Dunia Baru (The New World Order)!

Di zaman purba, suku-suku pagan biasa mengadakan upacara persembahan korban manusia dan binatang pada dewa-dewi. Dalam budaya pop, film “Apocalypto” besutan sutradara Hollywood yang anti Yahudi Mel Gibson bisa dijadikan gambaran tentang upacara mempersembahkan korban manusia. Upacara yang banyak mengucurkan darah dan menghilangkan nyawa ini diadakan pada momen-momen tertentu. Dalam dunia sekarang, kaum pagan modern juga melaksanakan upacara sejenis hanya saja dalam bentuk yang berbeda tapi memiliki esensi yang sama. Beberapa peristiwa biosa dijadikan contoh:

Pada 20 Maret 2003, Bush melancarkan pemboman terhadap Bagdad tepat pukul 05.15 waktu Bagdad. Serangan itu berlangsung secara massif dan berskala besar hingga keesokan harinya, 21 Maret 2003. Media-media besar dunia menyebutnya sebagai “Shock and Awe” (serangan mendadak, dalam bahasa Jerman disebut ‘Blitzkrieg’). Namun tahukah Anda jika tanggal tersebut dalam agama pagan merupakan perayaan Hari Ostara, awal musim semi yang dimulai dari pergerakan matahari. Dahulu kala, suku-suku kuno merayakannya dengan menggelar ritual pemujaan terhadap Gaia—Dewi Bumi (Mother of Earth)—dengan cara mempersembahkan korban. Sedangkan kaum Druid merayakan hari itu sebagai Hari Kesuburan dengan menggelar acara makan-makan (Day of Feast).

Bush sengaja mengakhiri perang pada 1 Mei 2003. Dalam tradisi pagan kuno, tanggal itu dikenal sebagai Beltane atau Malam Walpurgis. Nama tersebut berasal dari Saint Walpurga, Dewi Kesuburan Kaum Pagan. Dahulu, setiap tanggal 20 Maret hingga 1 Mei, kaum pagan menggelar ritual menumpahkan darah bagi bumi untuk kesuburan.

Presiden Bush jelas telah mengambil momentum keyakinan pagan kuno tersebut. Memulai perang yang banyak menumpahkan darah pada 20 Maret dan mengakhirinya pada 1 Mei.

Bagi yang ingin menelusuri lebih lanjut, tersedia banyak literatur dan data yang memaparkan kepada kita betapa keputusan-keputusan politik dan ekonomi, juga militer, yang besar, yang bersifat global, selalu saja dikaitkan atau bertepatan dengan ritual-ritual mistis kaum pagan. Akan ada banyak fakta yang akan membuat kita tercengang dan sulit untuk bisa mempercayainya. Namun itulah yang terjadi. Semua itu hanya akan berarti bagi manusia yang mau membuka pikirannya terhadap hal-hal yang baru, yang tidak terkungkung oleh paradigma lama, dan menerima semuanya itu sebagai suatu wawasan yang akan memperkaya khasanah pengetahuannya.

Hari-hari ini kita tengah berada dalam pelaksanaan agenda kaum pagan modern. Krisis keuangan yang berawal di Amerika; pilkada yang tiada habis-habisnya menguras energi, pikiran, dan waktu bangsa ini; industri pornografi; mahalnya buku hingga orang lebih suka menonton teve; dunia fesyen yang terus berlari; demokrasi yang kebablasan sehingga partai politik menjadi lembaga elit yang asing dari kebutuhan rakyat banyak; dan sebagainya. Jangan sangka, semua ini terjadi secara kebetulan. Bagi mereka yang mau membuka mata, hati, dan pikirannya, maka mereka akan memahami jika semua manusia sekarang tengah digiring menuju Tata Dunia Baru. (bersambung/rd)

***

Tulisan panjang ini yang terdiri dari sembilan bagian berusaha memberi wawasan kepada kita tentang wilayah gelap yang terjadi di balik semua kejadian keseharian kita. Bagian kesepuluh ini merupakan ikhtisar dari rangkaian tulisan sebelumnya. Inlah ikhtisarnya:

Kaum pagan adalah kaum yang menyembah banyak tuhan (dewa-dewi) atau polytheisme. Dalam puncak-puncak peradaban kaum pagan terdapat suku Aztec, Maya, Hopi, Kaliyuda, dan yang paling melegenda adalah Mesir Kuno. Dalam penanggalan kalender mereka, semuanya percaya jika di tahun 2012 dunia akan meninggalkan tata dunia lama dan beralih ke tata dunia baru.

Menariknya, momentum yang sama ternyata juga diyakini oleh Konspirasi Yahudi Internasional yang menjadikan tahun 2012 sebagai batas waktu modernisasi Pentagon setelah diubah total paska 11 september 2001, batas waktu bagi pelaksanaan Codex Alimentarius di mana makanan dijadikan senjata bagi pengurangan populasi dunia (salah satu buktinya silakan cari pidato Rockefeller tentang Population Controlling di Youtube) atau baca buku ‘Kendali Korporasi Atas Meja Makan Kita’ oleh Consumers International (2005), batas waktu bagi pelaksanaan Agenda 21 yang melibatkan tokoh-tokoh dunia, dan sebagainya.

Apakah dengan demikian ada benang merah antara suku-suku pagan kuno dengan para tokoh dunia yang merancang tahun 2012 sebagai batas antara Dunia Lama dengan Dunia Baru? Jawabannya adalah tepat. Suku-suku pagan kuno merupakan suku-suku penyembah Dewa Matahari yang namanya di berabgai wilayah dunia berbeda-beda. India menyebutnya Btara Surya, Nippon menyebutnya Amaterasu, Orang Aztec menyebutnya Virachoca, Mesir Kuno menyebutnya Ra, Romawi menyebutnya Helios, orang persia menyebutnya Ahumarazda, dan sebagainya. Mereka terikat oleh satu kepercayaan yang berasal dari sistem kepercayaan kuno Kabbalah yang berasal dari iblis. Sejarawan J. Robinson mencatat jika salah satu pewaris ajaran iblis adalah sekte kuno Brotherhood of snake. Kelompok Persaudaraan Ular.

Selain Matahari, simbol pemujaan ular juga terdapat dalam suku-suku pagan kuno seperti Mesir, Persia, Maya, Aztec, Kaliyuga, Hopi, dan sebagainya. Mereka merupakan nenek moyang dari Konspirasi besar dunai yang kita kenal dengan istilah Zionis Internaisonal. Zionis-Israel sampai hari ini masih menempelkan peta Israel raya yang menelan wilayah utara Saudi, timur Mesir, selatan Turki, barat Irak, seluruh Palestina, Lebanon, dan sebagainya, di mana peta itu bergambarkan seekor ular besar. Ular merupakan binatang utama dalam kepercayaan Talmud, kitab suci kaum Zionis.

Apakah warisan paganisme hanya diwarisi oleh Zionis? Sayangnya, tidak. Lihat tahta Suci Vatikan. Simbol-simbol pagan memenuhi arsitektur kerajaannya. Bahkan tongkat Paus di atasnya ada simbol Dewa Matahari. Demikian juga dengan agama-agama lain. Tidak berlebihan jika dikatakan, agama pagan merupakan agama terbesar di dunia saat ini. Mengapa? Bisa jadi KTP seseorang itu mencantumkan agama Islam, Hindu, Kristen, atau Budha. Tapi lihatlah kepercayaan keseharian mereka ternyata banyak yang masih mewarisi kepercayaan paganisme.

Yang Islam masih saja bersahabat dengan jin, dengan melakukan ritual-ritual penuh kemusyrikan dan khurafat. Iklan di teve yang mengatasnamakan primbon dan segala hal sejenisnya merupakan contoh kecil. Kepercayaan terhadap angka, misal 666, 888, dan 999 juga warisan kaum pagan. Lalu yang Kristen juga demikian, salah satunya mempercayai 25 Desember sebagai hari kelahiran Isa a.s., padahal itu tanggal kelahiran Son of God (Namrudz anak Dewa Matahari) dan beribadah tiap hari Minggu (Sunday = Sun Day, Hari Matahari) padahal Nabi Isa a.s. melakukan ibadah tiap hari. Hindu-Budha tidak beda juga. Sehingga merupakan fakta jika agama pagan merupakan agama terbesar di dunia ini sekarang, walau banyak orang enggan mengakuinya.

Talmud merupakan kitab suci iblis yang diyakini kaum pagan kuno dan juga mewarnai banyak sisi dalam kehidupan dunia dewasa ini. Tak usah jauh-jauh untuk mencari contoh. Buka kartu remi, atau Tarot, hitung jumlahnya, maka akan menemukan angka 13. Atau pergi ke hotel mewah atau gedung perkantoran tinggi, cari lantai 13, Anda tidak akan menemukannya. Atau cari kursi nomor 13 di pesawat, juga tidak ada. Ini hanyalah contoh paling sederhana dari keyakinan paganisme kita. Contoh yang juga kurang kita sadari adalah menempatkan dunia (dunia Materi) di atas akherat (dunia Immateri) atau dengan kata Quranik: Cinta dunia melebihi akherat. Banyakkah dari kita yang bersikap atau berpikiran demikian? Jujur sajalah, banyak sekali.

Ini merupakan keberhasilan kaum pagan mewarnai pola pikir manusia. Kaum pagan modern ini memiliki satu cita-cita: menciptakan Tata Dunia Baru (The New World Order) dimana kaum Yahudi menjadi tuan besar atas umat manusia non-Yahudi (Ghoyim) lainnya.

Percaya atau tidak, saat ini di sekeliling kita tengah terjadi pelaksanaan dari tahap demi tahap pencapaian agenda kaum pagan modern tersebut. Mungkin hari-hari kita selalu dipenuhi dengan duduk di depan pesawat teve, asyik bersenda-gurau di café atau restoran atau di mall, asyik chatting atau main game di depan monitor komputer, asyik menghadiri majelis pemenangan pemilu atau pilkada, asyik mengantre di depan loket bioskop, dan sebagainya. Semua ini memang dibuat untuk menyibukkan dan menguras energi anak cucu Adam agar lengah dari apa yang sesungguhnya tengah terjadi di sekeliling mereka. Pelan tapi pasti, agenda kaum pagan modern alias Zionis Internasional terus berjalan. Dan saat kita menyadarinya, kita terpana: terlambat… Sesal memang selalu belakangan. (rd/tamat/toton.c)

Jumat, Oktober 17, 2008

MAKLUMAT MENGENAI KEJADIAN

PENGENALAN

Satu lagi aspek keajaiban Al-Qur'an ialah bahawa ianya mendedahkan lebih awal lagi beberapa peristiwa penting yang berlaku di masa hadapan. Ayat 27 surah al-Fath, sebagai contoh menyampaikan khabar gembira bahawa mereka akan menakluk Mekah yang mana ketika itu di bawah penguasaan masyarakat jahiliyyah.

"Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada rasulnya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya (iaitu ) bahawa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, Insya Allah dalam keadaan aman, mencukur rambut dan kepada dan mengguntingnya, sedang kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang hampir (Penaklukan Khaibar). (Surah Al-Fath, 27)

Dalam pertimbangan yang lebih teliti, ayat ini seolah-olah mengumumkan satu lagi kemenangan yang akan terjadi sebelum kemenangan Mekah. Sebenarnya, seperti yang dinyatakan di dalam ayat, orang mukmin akan mula menakluk perkampungan Khaibar, yang mana ketika itu di bawah jajahan Yahudi dan kemudian memasuki Mekah.

Pemberitaan mengenai peristiwa ini yang akan terjadi di masa hadapan hanyalah sebahagian dari kebijaksaan di dalam Al-Qur'an. Dan ini juga adalah bukti bahawa Al-Qur'an adalah kalam Tuhan, Maha Mengetahui. Kemenangan Byzantin adalah secebis dari khabar berita yang diberikan mengenai masa hadapan, bersama-sama dengan maklumlat lain yang tidak diketahui oleh manusia ketika itu. Hal yang paling menarik mengenai peristiwa sejarah ini, yang akan kita lihat secara terperinci di lembaran berikutnya, iaitu kekalahan kerajaan Rom di kawasan paling rendah di permukaan bumi. Hal ini menarik kerana frasa 'kawasan yang paling rendah' secara khusus di tekan dalam ayat yang berkaitan dengan kemajuan teknologi ketika itu, ianya sangat jelas mustahil untuk membuat pengukuran dan menentukan titik yang paling rendah di muka bumi. Sebenarnya, ini adalah wahyu yang diturunkan kepada umat manusia dari Tuhan yang Maha Mengetahui.

KEMENANGAN BYZANTIN.

Sepotong ayat menarik yang terdapat di dalam Al-Qur'an mengenai masa hadapan dapat dilihat dalam ayat pertama surah Rom, yang merujuk kepada empayar Byzantin, bahagian timur kerajaan Roman yang ada dahulu. Dalam ayat ini, ianya dinyatakan bahawa empayar Byzantin menemui kekalahan yang besar tetapi kemudianya ia mendapat kemenangan.

"Alif, Lam, Mim. Telah dikalahkan bangsa Rom. Di tanah yang paling rendah di permukaan bumi, dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang dalam berapa tahun. Bagi Allah lah urusan sebelum dan sesudah. Surah Ar-Rum: 1-4.

Ayat ini diturunkan lebih kurang tahun 620 sebelum masihi, hampir 7 tahun selepas kekalahan teruk kerajaan kristian Byzantin di tangan kerajaan penyembah berhala Persia. Tetapi ia didedahkan di dalam ayat tersebut bahawa kerajaan Byzantin akan mendapat kemenangan kembali dalam masa yang singkat. Sebenarnya, Byzantin telah awal lebih sengsara menanggung kerugian yang besar yang kelihatan seolah-olah amat mustahil baginya, bahkan untuk kekal bertahan, untuk menang kembali. Bukan sahaja Persia, tetapi Avar, Slav, dan Vonhard juga memberikan ancaman yang besar kepada empayar Byzantin. Kerajaan Avar telah pun menjangkau dinding kota Konstantipol. Maharaja Byzantin Heraklius telah memerintahkan supaya meleburkan emas dan perak di gereja-gereja untuk mendapatkan wang bagi menampung perbelanjaan ketenteraan, apabila semua ini masih tidak mencukupi bahkan patung-patung gangsa juga dileburkan untuk tujuan yang sama. Banyak gabenor-gabenor memberontak menentang Heraklius. Dan empayar ketika itu berada dalam kedudukan hampir roboh. Mesopotamia, Alicik, Syria, Palestin, Mesir dan Armenia yang pada asalnya berada di bawah jajahan Byzantin, telah pun diceroboh oleh Persia.

Ringkasnya, semua yang ada ketika itu menjangkakan empayar Byzantin akan musnah. Tetapi pada ketika itu, ayat pertama surah Rum diturunkan memaklumkan kemenangan Byzantin dalam beberapa tahun. Kemenangan ini dilihat amat mustahil sehinggakan kaum Arab jahiliyyah mempersendakan ayat ini, mereka beranggapan bahawa kemenangan yang dinyatakan di dalam Al-Qur'an itu tidak akan menjadi kenyataan.

Lebih kurang 7 tahun selepas ayat pertama surah Rom diwahyukan pada Disember 627 selepas masihi, peperangan sengit di antara Byzantin dan empayar Persia berlaku di Ninaveh, dan kali ini, askar Byzantin tidak disangka-sangka berjaya menewaskan tentera Persia. Beberapa bulan kemudian, kerajaan Persia telah membuat perjanjian degan Byzantin, yang mewajibkan mereka menyerahkan kembali kawasan yang mereka rampas.

Di akhirnya, kemenangan kerajaan Rom yang dinyatakan oleh Maha Suci di dalam Al-Qur'an, menjadi kenyataan

Satu lagi keajaiban yang dinyatakan di dalam ayat ini ialah perkhabaran mengenai fakta dari sudut geografi yang tidak diketahui oleh sesiapa pun ketika itu. Dalam ayat ke 3 surah Rom, kita dimaklumkan bahwa kerajaan Rom telah ditumpaskan di bahagian paling rendah di permukaan bumi. Frasa 'Adna ard' dalam bahasa arab diertikan sebagai 'kawasan yang berhampiran' dalam kebanyakan penafsiran. Tetapi ini bukanlah pengertian literal dari kenyatan yang asal, tetapi lebih berbentuk pentafsiran secara kiasan (metaforik). Perkataan 'adna' dalam bahasa arab berasal dari perkataan' daniy' yang bermaksud 'rendah' dan 'ard' bermaksud bumi.

Dengan itu kenyatan'adna al-ard' memberi erti kawasan yang paling rendah di muka bumi.

Apa yang menarik, saat penting peperangan yang terjadi di antara empayar Byzantin dan Persia ketika Byzantin di tewaskan dan kehilangan wilayah Jerusalem, benar-benar terjadi di titik paling rendah di muka bumi. Kawasan ini dikenali sebagai Teluk Laut Mati yang terletak di titik persilangan antara tanah Syria, Palestin dan Jordan. Laut mati yang terletak 395 meter di bawah paras laut, sebenarnya adalah kawasan paling rendah di muka bumi.

Ini bermaksud bahawa kerajaan Byzantin telah ditewaskan di kawasan paling rendah di muka bumi seperti yang dinyatakan dalam ayat tersebut.

Seperkara yang penting di sini ialah fakta bahawa altitud Laut Mati hanya dapat diukur dengan teknik pengukuran moden. Sebelum itu, adalah amat mustahil bagi sesiapun untuk mengetahui bahawa ianya adalah kawasan yang paling rendah di muka bumi. Tetapi hal ini telah disebut di dalam Al-Qur'an, oleh yang demikian bukti ini sekaligus membuktikan bahawa Al-Qur'an adalah wahyu dari Maha Suci Tuhan.

KEAJAIBAN AL-QUR'AN DARI SUDUT SEJARAH PERKATAAN HAMAN DI DALAM AL-QUR'AN

Maklumat yang diberikan di dalam Al-Qur'an mengenai tamadun mesir purba mendedahkan banyak fakta-fakta sejarah yang tidak dapat disingkap sehingga akhir-akhir ini. Fakta-fakta ini juga menunjukkan kepada kita bahawa setiap perkataan di dalam Al-Qur'an telah diturunkan oleh Maha Tinggi Bijaksana.

Haman adalah satu watak yang namanya disebut di dalam Al-Qur'an, bersama-sama dengan Firaun. Watak ini dirakamkan di dalam 6 tempat yang berbeza di dalam Al-Qur'an. Sebagai seorang yang paling kanan kepada Firaun.

Apa yang mengejutkan, nama Haman tidak pernah disebutkan di dalam kitab Taurat yang berhubung dengan sejarah kehidupan nabi Musa a.s. Bagaimanapun, nama Haman disebutkan di bahagian terakhir dalam kitab perjanjian lama sebagai pembantu kepada seorang raja Babylon yang menimpakan banyak kezaliman kepada bangsa Israel lebih kurang 1.100 tahun selepas era Nabi Musa.

Segolongan penganut non-muslim, yang mendakwa bahawa nabi Muhammad s.a.w menulis Al-Qur'an dengan menyalin dari kitab Taurat dan Injil, juga menegaskan bahawa sewaktu proses ini Nabi s.a.w memindahkan beberapa subjek berkaitan yang terdapat di dalam kedua-dua kitab ini ke dalam Al-Qur'an secara tidak tepat.

Kemustahilan dakwaan-dakwaan ini akhirnya terdedah hanya setelah alpabet hiroglifik bangsa mesir berjaya ditafsirkan kita-kira 200 tahun lalu, dan nama Haman ditemui di dalam tulisan-tulisan purba.

Misteri hiroglifik mesir purba akhirnya berjaya diselesaikan pada tahun 1799 dengan penemuan sebuah batu bersurat yang dinamakan 'Rosetta Stone' bertarikh kembali pada tahun.

Asal Usul Kehidupan

Halangan Pertama Yang Gagal diAtasi:

Teori evolusi ini mendakwa bahawa semua spesis hidupan wujud dari satu sel tunggal, yang timbul dalam zaman dunia primitif lebih kurang 3.8 ribu juta tahun dahulu. Bagaimana satu sel tunggal membentuk jutaan spesis hidupan yang kompleks, dan sekiranya benar seperti dakwaan mereka bahawa proses evolusi berlaku sedemikian, kenapa kesannya dari rekod-rekod fosil tidak ditemui, merupakan persoalan yang belum dapat dijawab. Bagaimanapun, pertama dan yang paling penting, kita mesti berhenti pada titik pertama dakwaan teori evolusi ini. Bagaimana dakwaan "sel tunggal" ini wujud?.

Ketika teori evolusi ini menafikan penciptaan dan tidak menerima sebarang campurtangan kuaas luar biasa, ia mempertahankan bahawa 'sel pertama' terhasil secara kebetulan di dalam lingkungan hokum alam, tanpa sebarang rekaan, perancangan atau peraturan. Berdasarkan kepada teori ini, materi non-hidupan pasti menghasilkan satu sel hidup sebagai hasil kebetulan. Ini, akan tetapi, adalah sebuah dakwaan yang tidak konsisten dengan hukum-hukum biologi yang sangat mantap dan kukuh.

'Kehidupan Lahir Dari Kehidupan'.

Darwin tidak menyebut mengenai asal usul hidupan di dalam bukunya. Disebabkan pemahaman saintifik yang masih primitif di zamannya, dia menganggap benda hidupan hanya mempunyai struktur yang ringkas. Menurut teori yang dikenali sebagai 'generasi spontan' yang dipercayai sejak Zaman Pertengahan, ianya dipercayai bahwa zarah-zarah non-hidupan akan berpadu bersama-sama dengan nasib dan membentuk suatu makhluk hidupan. Pada masa itu, masyarakat umum mempercayai bahawa serangga terbentuk dari sisa makanan dan tikus terbentuk daripada gandum. Eksperimen yang 'menarik' dilakukan untuk membuktikannya. Sedikit gandum di tebarkan ke atas timbunan kain buruk yang kotor, dan ianya difikirkan bahawa setelah menanti seketika, tikus akan menjelma daripada kombinasi itu.Daging yang menjadi ulat adalah bukti bahawa hidupan menjelma daripada unsur-unsur bukan hidup. Sebaliknya, setelah difahami kemudian bahawa ulat-ulat itu sebenarnya tidak wujud dengan sendiri dari permukaan daging, tetapi timbul dari larva, lebih kecil dari apa yang boleh dilihat oleh mata, yang dibawa oleh lalat dan ditinggalkan di situ.

Ketika Darwin menulis bukunya The Origin of Species, kepercayaan bahawa bakteria boleh wujud dari benda non-organik (bersifat hidupan) mendapat penerimaan luas dalam dunia sains.

Padahal, lima tahun setelah penerbitan buku Darwin, ahli biologi Perancis terkenal Louis Pasteur, secara terperinci memusnahkan kepercayaan ini yang merupakan asas evolusi.

Sebagai hasil dari kajian yang panjang dan pemerhatiannya, Pasteur sampai kepada keputusan dalam pernyataannya 'dakwaan bahawa benda yang mati boleh melahirkan kehidupan telah dikubur dalam sejarah demi kebaikan'.

Orang yang mempertahankan teori evolusi ini, menolak penemuan Pasteur ini untuk masa yang panjang. Kini, sains yang berkembang maju dan telah menunjukkan bahawa struktur yang rumit dalam sel hidupan, kesalahan dakwaan bahawa hidupan wujud dengan sendiri menjadi lebih jelas.

Usaha Tidak konklusif Abad ke 20.

Di abad ke 20 ini, evolusionis yang pertama meneruskan subjek asal usul hidupan ini ialah ahli biologi Russia Alexander Oparin. Dalam banyak tesisnya yang dibentangkan dalam tahun 1930 an, dia cuba untuk menerangkan bahawa sel hidupan telah wujud melalui kebetulan. Tetapi usaha ini berakhir dengan kegagalan, dan Oparin membuat sendiri pengakuannya 'malangnya, asal usul sel ini akan kekal menjadi persoalan yang mana sebenarnya ia adalah titik yang paling gelap dalam keseluruhan teori evolusi'.

Para evolusionis yang mengikuti jalan yang sama dengan Oparin cuba untuk melakukan eksperimen untuk menyelesaikan masalah asal usul hidupan ini. Eksperimen yang paling terkenal ialah yang dilakukan pada tahun 1953 oleh seorang ahli kimia Amerika yang terkenal, Stanley Miller. Miller menyatukan beberapa gas, yang didakwanya sebagai atmosfera bumi primitif dalam kondisi eksperimen, menambahkan tenaga kepada campuran ini, dan mensintesiskan beberapa molekul organik (asid amino) yang digunakan dalam penghasilan protein.

Pembatalan kepada eksperimen itu, yang mana dalam tahun itu dianggap sebagai langkah penting di atas nama evolusi, dan atmosfera yang digunakan dalam eksperimen itu ialah perbezaan yang besar berbanding dengan dunia sebenar, ditimbulkan beberapa tahun berikutnya.

Selepas berdiam diri seketika, Miller akhirnya sendiri mengakui bahawa atmosfera yang digunakan adalah tidak realistik.

Semua usaha-usaha proses evolusi sepanjang abad ke 20 ini untuk menerangkan masalah asal usul hidupan berakhir dengan kegagalan. Seorang ahli geokimia, Jeffrey Bada dari institut Scribb di Sandiego mengakui kebenaran ini dalam artikel yang diterbitkan pada tahun 1998 dalam majalah Earth golongan evolusionis;

Hari ini sempena abad yang akan kita tinggalkan, kita masih menghadapi masalah yang rumit yang masih belum selesai yang kita miliki apabila memasuki abad ke 21; iaitu bagaimana asal usul kehidupan dimulakan di bumi?.

Struktur Kompleks Hidupan.

Sebab asas teori evolusi ini menjadi kesukaran yang besar berhubung dengan asal usul hidupan ialah satu fakta bahawa hidupan yang dianggap sebagai struktrur yang ringkas, sebenarnya mempunyai struktur kompleks yang sukar untuk dibayangkan. Sel hidupan ini jauh lebih kompleks dari semua keluaran teknologi yang pernah dihasilkan oleh manusia. Tahap kerumitan ini, sehinggakan makmal yang paling canggih di dunia pun tidak mampu menghasilkan zarah-zarah bukan hidupan yang berpadu dan menghasilkan sel hidupan.

Keadaan yang diperlukan untuk kewujudan sel ini adalah lebih jauh dari apa yang boleh diterangkan melalui kebetulan. Kebarangkalian protein yang merupakan blok binaan bagi sel untuk disintesiskan secara kebetulan ialah 1 peluang dalam 10950 untuk satu purata protein terhasil dari 500 amino asid. Dalam matematik, kebarangkalian yang lebih kecil dari 1 melebihi 10 secara praktikalnya adalah dianggap mustahil.

Molekul DNA, yang terkandung dalam nukleus sel dan yang mengandungi maklumat genetik, merupakan satu bank data yang menakjubkan. Sekiranya kod genetik manusia ditulis ke dalam kertas ianya akan memenuhi satu perpustakaan dengan 900 jilid, 500 lembar kertas setiap jilid.

Dan di sini satu perkara penting untuk ditambah: DNA hanya boleh mereplikasi dengan pertolongan beberapa protein khusus (enzim). Bagaimanapun, pembentukan enzim-enzim ini hanya terjadi dengan maklumat yang telah dikodkan dalam DNA. Pergantungan di antara satu sama lain ini, menunjukkan bahawa kesemuanya ini mesti berada pada masa yang sama untuk proses replikasi. Ini menjadikan senario dakwaan bahawa hidupan terbentuk sendiri menemui kebuntuan. Seorang profesor evolusi terkenal, Leslie Ogel dari San Diego Amerika, mengakui kebenaran ini pada edisi Oktober 1994 majalah Scientific American;

Ianya suatu yang sangat-sangat mustahil untuk diterima bahawa protein dan nuklik asid, kedua-duanya yang sangat kompleks secara struktur, wujud secara spontan di tempat yang sama pada masa yang sama. Namun ianya juga mustahil untuk kewujudan salah satu tanpa kedua-duanya. Dan maka, pada sekilas pandang, seorang boleh menyimpulkan bahawa hidupan tidak akan, yang sebenarnya, terwujud dengan cara kimia semata.

Satu yang tidak diragui, bahawa sekiranya suatu yang mustahil untuk hidupan wujud melalui kesan semulajadi, maka seseorang itu mesti menerima kebenaran bahawa hidupan mesti 'diciptakan' dengan cara luarbiasa. Kebenaran ini secara terbuka membatalkan teori evolusi, yang tujuan utamanya ialah untuk menafikan kebenaran Penciptaan.

Mekanisme Imaginasi Mengenai Evolusi.

Titik kedua yang penting membatakan teori Darwin ini ialah fakta bahawa suatu yang telah direalisasikan oleh dua konsep yang dikemukakan oleh teori ini sebagai 'mekanisme proses evolusi' sebenarnya tidak memiliki sebarang kuasa evolusi.

Darwin secara total menghubungkan teori evolusi yang dikemukakannya kepada mekanisme 'pilihan semulajadi'. Kepentingan yang digantungkan bersama dengan mekanisme ini jelas dilihat dalam bukunya The Origin of Species, by Means Natural Selection'

Ianya berasaskan kepada idea iaitu dalam persaingan untuk kekal di dalam alam hidupan yang mana lebih kuat dan mampu beradaptasi ke dalam keadaan semulajadi, akan terus kekal. Sebagai contoh, sekawan rusa yang diancam oleh haiwan pemangsa, rusa yang berlari dengan pantas akan terus hidup. Dalam keadaan ini, sekumpulan rusa yang terus hidup itu terdiri dari individu yang pantas dan bertenaga. Tetapi sudah jelas bahawa mekanisme ini tidak menyebabkan rusa berevolusi, ianya tidak boleh menukarkan rusa menjadi spesis lain, contohnya kuda.

Atas alasan ini, mekanisme pilihan semulajadi tidak memiliki sebarang kuasa proses evolusi. Darwin menyedari fakta ini, dan dalam The Origin of Species dia terpaksa mengakui;

Pilihan wajar ini tidak dapat melakukan apa-apa sehingga variasi yang berfaedah mempunyai peluang untuk terjadi.

Impak Lamarck.

Jadi, bagaimana 'variasi menguntungkan' ini terjadi? Dalam waktu pemahaman saintifik yang masih primitif di zamannya, Darwin cuba menyandarkan jawapan bagi persoalan ini kepada Lamarck. Menurut ahli biologi Perancis Lamarck, yang hidup sebelum Darwin, benda hidupan menurunkan perubahan fizikal yang mereka alami sepanjang hidup mereka kepada generasi seterusnya, dan generasi baru yang terhasil adalah hasil dari sifat-sifat yang terkumpul dari generasi ke generasi lain. Sebagai contoh, dalam pandangan Lamarck, zirafah berkembang daripada kijang, yang lehernya berkembang menjadi lebih panjang dari generasi ke satu generasi ketika bersaing untuk memakan daun pada dahan yang tinggi.

Darwin memberikan contoh yang sama, misalan seperti yang didakwanya dalam The Origin of Species bahawa beruang-beruang yang masuk ke dalam laut bertukar menjadi ikan paus dengan peredaran masa.

Tetapi hukum pewarisan yang ditemui oleh Mendel, yang mana telah pun dibuktikan oleh kemajuan sains di abad ke 20 ini, memusnahkan mitos bahawa sifat yang diperolehi boleh diturunkan kepada generasi seterusnya. Dengan ini, pilihan semulajadi merupakan satu yang tidak bererti, dan dengan sebab itu, ianya menjadi suatu mekanisme yang langsung tidak memberi kesan apa-apa.

Neo Darwinisme Dan Mutasi.

Dalam usaha mencari penyelesaian dalam situasi ini, penganut Darwinisme telah mengemukakan 'teori sintetik moden', atau neo-Darwinisme sebagai mana yang diketahui dunia pada akhir tahun 1930 an. Di samping pilihan semulajadi, neo-Darwinisme menambah lagi kenyataan seperti 'sebab kepada variasi yang berfaedah', mutasi, atau kerosakan di dalam gen makhluk hidupan adalah kesan dari pengaruh luaran seperti radiasi atau kesilapan duplikasi.

Dan sehingga hari ini, model yang mempertahankan kesahannya atas nama evolusi ialah neo-Darwinisme. Teori ini mengekalkan dakwaan bahawa jutaan makhluk hidupan dalam dunia timbul sebagai hasil mutasi, atau kesilapan genetik sepanjang masa, di dalam organ kompleks hidupan ini seperti telinga, mata, paru-paru dan kepak. Tetapi di sana terdapat fakta saintifik yang menolak teori ini; mutasi tidak memajukan hidupan, sebaliknya, merosakkan mereka.

Sebab untuk ini sangat mudah, DNA mempunyai struktur yang sangat kompleks, sebarang kebarangkalian perubahan dalam molekul akan membawa kerosakan. Seorang pakar genetik Amerika B. G. Ranganathan menerangkan seperti berikut;

Mutasi adalah kecil, rawak dan merbahaya. Ianya jarang berlaku dan kemungkinan yang baik ialah ianya tidak memberi kesan. Empat ciri mutasi ini menunjukkan bahawa mutasi tidak membawa kepada perkembangan melalui proses evolusi. Perubahan rawak dalam organisma khusus yang tinggi ialah samada tidak berjaya atau sangat merbahaya. Perubahan sembarangan dalam jam tidak membaiki jam itu. Ianya sangat mungkin membahayakannya atau yang paling baik, tidak memberi apa-apa kesan. Gempa bumi tidak memperbaiki bandar, sebaliknya ia membawa kehancuran.

Tidak menghairankan, tiada contoh mutasi, yang berguna, yang dapat diperhatikan membangunkan kod genetik sejauh ini. Suatu yang jelas kini ialah semua mutasi adalah membahayakan. Ianya suatu yang disedari bahawa mutasi teori evolusi, yang dicadangkan sebagai 'mekanisme proses evolusi' sebenarnya adalah satu kejadian genetik yang hanya merosakkan dan melumpuhkan hidupan. (mutasi yang paling biasa dalam manusia ialah kanser). Sudah tentu mekanisme yang merosakkan tidak dapat menjadi satu 'mekanisme evolusi'. Pilihan semulajadi yang diakui oleh Darwin, 'tidak dapat melakukan apa-apa dengan sendirinya'. Kebenaran ini menunjukkan kepada kita bahawa tidak ada 'mekanisme proses evolusi' dalam alam. Dan sekiranya mekanisme proses evolusi tidak wujud, maka period yang diimaginasikan yang dipanggil proses evolusi juga tidak harus wujud.

Rekod-Rekod Fosil: Tiada Tanda Bentuk peralihan.

Bukti yang paling jelas yang menunjukkan bahawa senario teori evolusi ini tidak pernah terjadi ialah catatan rekod fosil.

Menurut teori evolusi, makhluk hidupan berkembang dari satu sama lain. Spesis yang wujud lebih awal bertukar kepada bentuk lain sepanjang peredaran masa dan semua spesis timbul melalui cara ini. Menurut teori ini juga, perubahan ini meliputi waktu jutaan tahun dan digerakkan ke depan, langkah demi langkah.

Hal ini menjadi satu kes, bahawa jutaan 'spesis peralihan' (transition form) seharusnya timbul dan hidup sepanjang waktu perubahan yang didakwa ini.

Sebagai contoh, pada waktu dulu, sekalipun ikan mengekalkan ciri-cirinya, tetapi seharusnya dia memiliki beberapa ciri-ciri reptilia, dan makhluk setengah ikan-setengah reptilia mesti wujud. Atau, sementara masih memiliki ciri-ciri reptilia, mereka mesti memiliki ciri-ciri burung dan makhluk reptilia-burung mesti wujud. Hal Ini, oleh kerana mereka berada dalam period transformasi, maka seharusnya ada bentuk-bentuk yang lemah, tidak lengkap, dan cacat. Para evolusionis menamakan makhluk begini yang mereka percayai pernah hidup ketika dahulu sebagai 'bentuk-bentuk peralihan'.

Sekiranya makhluk ini benar-benar wujud zaman dahulu, bilangannya dan kepelbagaiannya mesti mempunyai angka berjuta-juta. Dan tanda-tanda makhluk yang benar-benar ganjil ini mesti ditemui di dalam rekod-rekod fosil. Dalam theOrigin of Species Darwin menerangkannya seperti berikut;

Jika teori saya menjadi benar, jutaan jenis-jenis peralihan yang menghubungkan secara rapat semua spesis kumpulan yang serupa bersama mestilah wujud secara pasti …..sebagai akibatnya, bukti-bukti bekas kewujudan mereka hanya boleh ditemui di antara fosil-fosil yang tinggal.

Harapan Darwin Yang Musnah.

Meskipun kajian fosil yang dilakukan bagai hendak gila dalam semua bidang yang bermula dari pertengahan abad ke 19 hingga kini, sebarang fosil bentuk-bentuk peralihan bagaimanapun sehingga hari ini masih gagal untuk ditemukan. Semua penemuan-penemuan yang dilihat dalam kerja cari gali dan penyelidikan yang telah dijalankan, jauh menunjukkan dari apa yang dijangkakan oleh para evolusionis, sebaliknya menunjukkan bahawa makhluk hidupan timbul seadanya, cukup sempurna dan lengkap.

Seorang paleontologis (pakar fosil) British terkemuka Derek W. Ager mengakui hal ini meskipun seorang evolusionis;

Hal yang timbul sekiranya kita mengkaji rekod fosil secara terperinci, samada peringkat order atau spesis, kita akan menemui -berulang kali- bukanlah proses evolusi perlahan-lahan, sebaliknya letupan secara tiba-tiba satu kumpulan dalam tanggungan satu yang lain.

Dalam perkataan lain, rekod fosil, semua spesis makhluk hidupan timbul secara tiba-tiba dan dalam bentuk terakhir mereka, menunjukan tidak terdapat sebarang peralihan bentuk di antara mereka. Ini adalah tentangan yang tepat kepada pandangan Darwin. Selanjutnya ini adalah bukti yang paling kuat bahawa makhluk hidupan adalah dicipta. Kerana satu-satunya penjelasan mengenai kewujudan hidupan yang bersifat tiba-tiba dan sempurna tanpa leluhur sebagai titik mula evolusi ialah bahawa mereka sebenarnya diciptakan. Kebenaran ini diterima oleh seorang evolusionis dan biologis yang terkenal, Douglas Futuyama;

Penciptaan dan Evolusi, di antara mereka, penjelasan mutlak yang mungkin mengenai asal usul makhluk hidupan. Organisma daratan kedua-duanya kembang atau tidak. Jika berkembang, maka mereka harus berkembang melalui spesis yang wujud lebih dahulu melalui beberapa proses modifikasi. Sekiranya mereka timbul alam bentuk yang tiba-tiba maju, mereka seharusnya telah diciptakan oleh suatu Kuasa yang bijaksana.

Fosil-fosil menunjukkan bahawa makhluk hidupan timbul dalam dunia secara lengkap dan dalam bentuk yang sempurna. Dalam ayat lain, 'asal usul spesis', yang bertentangan dengan anggapan Darwin ialah merupakan hasil Penciptaan dan bukan evolusi.

Mitos Mengenai Evolusi Manusia.

Perkara yang paling kerap dikemukakan oleh penyokong teori evolusi ialah asal usul manusia. Dakwaan golongan darwinis mengenai perkara ini ialah dengan menganggap bahawa manusia moden yang hidup hari ini adalah keturunan dari beberapa makhluk seperti monyet. Dalam period ini, yang dianggarkan lebih kurang 4-5 juta tahun lalu, ianya didakwa bahawa di sana wujud 'bentuk peralihan' di antara manusia moden dan leluhurnya. Dalam bentuk fakta, terdapat 4 'kategori' asas dalam keseluruhan senario ilusi ini;

1. Australopithecus

2. Homo habilis

3. Homo erectus

4. Homo sapiens

Para evolusionis memberikan nama Australopithecus yang bermaksud beruk selatan kepada leluhur manusia yang paling awal seperti monyet ini. Spesis ini sebenarnya adalah satu spesis beruk yang sudah pupus. Penyelidikan yang luas dan teliti yang dilakukan oleh Lord Solly Zuckerman dan Professor Charles Oxnard, dua pakar anatomi terkenal dari Britain dan Amerika mengenai Australopithecus, telah mendapati bahawa makhluk ini sebenarnya adalah sejenis spesis beruk yang sudah pupus dan tidak mempunyai sebarang persamaan dengan manusia.

Para evolusionis membahagikan fasa evolusi manusia berikutnya kepada kelas 'homo' atau manusia. Menurut dakwaan ini lagi, hidupan dalam siri 'homo' ini lebih maju dari Australopithecus. Evolusionis juga membentangkan tulang fosil makhluk yang berbeza ini sebelah menyebelah, dan menyusun satu rajah evolusi melalui imaginasi mereka. Gambarajah yang terhasil ini adalah satu imaginasi, kerana menurut fakta sebenarnya, tidak ada sebarang penghubung proses evolusi antara kelas-kelas yang berbeza ini yang dapat dibuktikan. Ernst Mayr, seorang penyokong terpenting teori evolusi abad ke 20 ini telah menerima hal ini dengan berkata 'rantai yang mencecah sejauh homo sapiens sebenarnya telah hilang'.

Ketika menggambarkan gambarajah kedudukan Australopithecus>Homo habilis>Homo erectus>Homo sapiens, evolusionis berkata, bahawa setiap spesis merupakan leluhur kepada spesis berikutnya. Sebaliknya penemuan terbaru oleh seorang paleontologis menunjukkan bahawa Australopithecus, homo Habilis dan homo Erectus telah menetap pada masa yang sama, di bahagian lain dalam dunia.

Selanjutnya, dengan menjadi kelas yang masih hidup dari homo Erectus sehingga hari ini: homo sapiens Neandertalensis dan homo sapien Sapien (manusia moden) ditemui hidup sekali di masa yang sama.

Hal ini, sudah tentu menunjukkan pembatalan mengenai kelas-kelas ini yang didakwa sebagai leluhur kepada jenis yang berikutnya. Stephen Jay Gould, seorang dari peleontologis universiti Harvard, sekalipun merupakan seorang evolusionis, menerangkan dilemma yang dihadapi oleh teori Darwin dalam hal ini;

Apa yang akan terjadi kepada tangga kami, jika di sana ada tiga hominid keturunan yang tinggal bersama-sama (Australopithecus Africanus, Robust Australopithecines, Homo Habilis), tidak jelas siapa yang timbul dari siapa? Selebihnya, tidak ada satu pun dari ketiga-tiganya mempamerkan arah proses evolusi sewaktu kedudukan mereka di dalam dunia.

Secara ringkasnya, lukisan-lukisan yang digambarkan dalam surat khabar atau dalam buku sekolah mengenai gambaran makhluk 'setengah manusia setengah monyet', dan dalam ayat lain, sinopsis evolusi manusia yang mereka cuba hidupkan sekadar dengan metode propaganda, adalah merupakan suatu mitos tanpa asas saintifik.

Meskipun seorang evolusionis, Lord Solly Zuckerman seorang saintis Britain yang dihormati dan terkemuka, mengkaji hal ini berapa tahun lamanya, dan melakukan 15 kajian terhadap fosil Australopithecus, dan akhirnya sampai kepada kesimpulan bahawa tidak ada satu rumpun keluarga yang nyata, berkembang dari makhluk seperti beruk itu yang sampai kepada manusia.

Zuckersman juga membuat satu 'spektrum sains' yang menarik. Dia menyenaraikan 'spektrum' ini dari cabang-cabang pengetahuan yang diterimanya sebagai saintifik sehingga kepada yang tidak diterimanya sebagai saintifik. Di bawah jadual Zuckerman, yang paling saintifik atau dalam perkataan lain, yang berdasarkan kepada keputusan yang lebih konkrit, ialah cabang kimia dan fizik. Selepas itu barulah sains biologi, dan sains sosial. Pada bahagian akhir spektrum ini, bahagian yang dianggap paling tidak saintifik menurut Zuckerman ialah 'persepsi luarbiasa' -konsep seperti telepati dan firasat- dan yang terakhir ialah evolusi manusia!!. Zuckerman menerangkan kedudukan akhir spektrum ini sebagai berikut;

Kita kemudian bergerak ke kanan gambaran kebenaran objektif ke dalam bidang-bidang sains biologikal yang bersifat andaian seperti, persepsi luarbiasa atau mengenai penafsiran sejarah fosil manusia, di mana bagi evolusionis apa saja mungkin -dan di mana dengan semangat berkobar-kobar tukang percaya (dalam evolusi) kadang-kadang boleh mempercayai beberapa perkara bertentangan pada waktu yang sama.

Dengan ini, mitos evolusi manusia ini mengandungi ulasan yang prejudis oleh segelintir orang yang percaya secara membuta tuli kepada teori-teori yang berasaskan fosil yang mereka temui.

Teknologi Dalam Mata Dan Telinga.

Seperkara lagi yang masih kekal tanpa sebarang jawapan oleh teori evolusi ini ialah ketinggian kualiti persepsi dalam telinga dan mata.

Sebelum meneruskan subjek mengenai mata ini, mari kita secara ringkas menjawap soalan 'bagaimana kita melihat'. Sinaran cahaya yang datang dari objek jatuh ke atas retina mata. Di sini sinaran cahaya ini ditukarkan kepada isyarat elektrik oleh sel-sel dan sampai ke titik kecil di belakang otak yang dipanggil pusat penglihatan. Isyarat elektrik ini ditefsirkan sebagai sebuah imej di pusat otak setelah melalui beberapa siri proses.

Dengan latar belakang teknikal ini. mari kita fikirkan sejenak.

Otak merupakan organ yang kalis dari cahaya. Ini bermakna bahagian dalam otak adalah amat gelap, dan cahaya tidak dapat sampai ke bahagian di mana otak terletak. Bahagian yang dipanggil pusat penglihatan merupakan tempat yang sangat gelap di mana cahaya tidak dapat sampai kepadanya, ianya mungkin, bahkan tempat yang paling gelap kamu pernah ketahui. Akan tetapi, sebenarnya kamu melihat terang benderang dan kekilauan dunia ini dari pusat kegelapan ini.

Imej yang terbentuk di dalam mata ini sangat tajam dan jelas, bahkan teknologi abad ke 20 ini tidak mampu untuk menghasilkannya. Sebagai contoh, lihat pada buku yang kamu baca, yang berada di tangan kamu, kemudian angkat kepala kamu dan perhatikan sekeliling kamu. Pernahkah kamu melihat imej seperti ini ketika melihat tempat lain? Sekalipun skrin televisyen yang dihasilkan oleh pengeluar televisyen terhebat di dunia masih tidak dapat menghasilkan imej seperti ini kepada kamu. Imej ini bersifat tiga-dimensi, berwarna dan mempunyai ketajaman yang tinggi. Untuk lebih seratus tahun, beribu-ribu jurutera berusaha untuk menghasilkan imej dengan ketajaman seperti ini. Kilang-kilang, premis besar telah didirikan, banyak kajian telah dibuat, perancangan dan rekaan juga dilaksanakan untuk tujuan ini. Sekali lagi, lihat di skrin televisyen dan buku yang berada di tangan kamu. Kamu akan melihat di sana ada perbezaan besar dari sudut ketajaman dan kejelasan. Selanjutnya, skrin televisyen hanya memaparkan imej dua dimensi, sebaliknya melalui mata kamu, kamu melihat perspektif mendalam imej tiga dimensi.

Untuk beberapa tahun, puluhan ribu jurutera cuba untuk menghasilkan televisyen tiga dimensi untuk mencapai kualiti penglihatan seperti mata. Memang benar, mereka telah membuat sistem televisyen dengan tiga dimensi, tetapi ianya tidak mungkin dapat di lihat tanpa meletakkan kaca-kaca; dan lagi ia hanyalah sekadar imej tiga dimensi yang palsu. Latar belakangnya lebih kabur, latar depannya timbul seperti latar kertas. Tidak sekali-kali mungkin untuk menghasilkan penglihatan yang tajam dan jelas seperti mata. Dalam kedua-dua kamera dan televisyen, terdapat imej yang kurang berkualiti.

Evolusionis mendakwa bahawa mekanisme yang menghasilkan imej yang tajam dan jelas ini terbentuk dengan kebetulan. Sekarang, sekiranya seorang memberitahu kamu bahawa televisyen di bilik kamu terjadi hasil daripada kebetulan, bahawa semua zarah-zarahnya tiba-tiba bersatu dan membentuk alat yang menghasilkan imej ini, apa yang kamu akan fikir? bagaimana atom-atom mampu menghasilkan apa yang tidak mampu dibuat oleh beribu-ribu manusia?.

Sekiranya sebuah alat yang menghasilkan satu imej yang lebih berbanding mata tidak terjadi secara kebetulan, maka ianya satu bukti yang jelas, bahawa mata dan imej yang dihasilkan oleh mata lebih lojik tidak terbentuk secara kebetulan. Situasi yang sama juga berlaku di telinga. Bahagian telinga luar menerima bunyi dengan aurikel dan membawa bunyi itu ke bahagian telinga tengah; bahagian tengah telinga menukarkan getaran bunyi itu dengan menguatkan mereka; telinga dalam menghantar getaran ini ke otak dengan menukarkannya kepada isyarat elektrik. Sepertimana juga mata, tindakan mendengar ini berakhir di pusat pendengaran di otak.

Situasi di mata juga sama seperti untuk telinga. Bahawa otak adalah kedap dari sebarang bunyi seperti mana kedap dari cahaya; ia tidak membenarkan sebarang suara sampai ke dalamnya. Dengan itu, bagaimana bising di luar sekalipun, bahagian dalam otak adalah keadaan yang amat sunyi. Namun, bunyi yang paling nyaring tetap dirasakan di otak. Di dalam otak yang kedap dari sebarang bunyi, kamu mendengar simfoni dari sebuah orkestra, dan mendengar semua kebisingan di tempat yang sesak. Akan tetapi, jika kadar bunyi dalam otak kamu diukur dengan alat yang tepat pada suatu ketika, ianya didapati bahawa keadaan di dalamnya adalah sangat sunyi.

Seperti kes pengimejan, usaha selama berdekad-dekad juga diambil untuk membuat dan menghasilkan bunyi suara yang sama seperti yang asli. Hasil dari usaha ini, ialah keluaran seperti perakam suara, sistem ketepatan-tinggi, dan sistem pengesan suara. Di sebalik semua teknologi ini dan ribuan jurutera dan pakar-pakar yang bekerja dalam usaha ini, sehingga sekarang tidak ada satu bunyi yang terhasil yang mempunyai ketajaman dan kejelasan yang sama seperti bunyi yang di dengar oleh telinga. Cuba lihat kepada sistem Hi-Fi dengan kualiti yang paling tinggi yang dihasilkan oleh syarikat-syarikat besar dalam industri muzik. Bahkan dalam alat ini, ketika suara dirakamkan, setengah darinya hilang; atau ketika menghidupkan Hi-Fi kamu selalu mendengar bunyi desisan sebelum lagu bermula. Bagaimanapun, bunyi yang dihasilkan oleh teknologi tubuh manusia lebih tajam dan sangat jelas. Telinga manusia tidak pernah menerima satu bunyi bersama-sama dengan bunyi desisan atau seperti gangguan pemancar seperti Hi-Fi; telinga menerima bunyi persis dengan bunyi itu, tajam dan jelas. Ini adalah keadaannya sejak penciptaan manusia.

Setakat ini, tidak ada alat visual atau perakam yang dibuat oleh manusia begitu sensitif dan berjaya merasakan data sensori seperti telinga dan mata.

Milik Siapakah Kesedaran Melihat Dan Mendengar Yang Terdapat Dalam Otak.

Apakah sebenarnya yang melihat segala macam godaan dunia dalam otaknya, mendengar kepada simfoni dan bermain dengan burung, dan menghidu bau sekuntum bunga ros?

Rangsangan yang datang dari mata, telinga dan hidung manusia akan bergerak ke dalam otak sebagai impuls saraf elektrokimia. Dalam buku-buku biologi, psikologi, dan biokimia, kamu akan menemui banyak keterangan bagamana imej ini terbentuk di dalam otak. Bagaimanapun kamu tidak dapat menjangkau fakta penting mengenai perkara ini; siapakah sebenarnya yang merasai impuls saraf elektrokimia ini sebagai imej-imej, bunyi, bau dan peristiwa sensori di dalam otak? Di sana terdapat satu sifat yang sedar di dalam otak yang merasakan semua ini tanpa merasa sebarang keperluan kepada mata, telinga dan hidung. Siapakah pemilik kesedaran ini? Tidak diragui lagi bahawa kesedaran ini bukanlah dimiliki olah saraf-saraf, lapisan lemak atau neuron yang terdapat di dalam otak. Ini adalah sebab mengapa penganut Darwinis-materialis yang percaya bahawa semua kewujudan adalah terdiri pada material, tidak dapat menjawap soalan ini.

Sifat sedar ini ialah roh yang diciptakan oleh Allah. Roh ini tidak memerlukan mata untuk melihat imej, juga tidak telinga untuk mendengar bunyian. Bahkan tidak memerlukan otak untuk berfikir.

Orang yang sedar akan fakta saintifik dan tersirat ini akan menghayati kebesaran Allah, akan takut kepadaNya dan meminta perlindungan dariNya, Dia yang mengeluarkan keseluruhan alam semesta di dalam tempat yang gelap-gelita beberapa kubik sentimeter dalam tiga-dimensi, berwarna, samar-samar, dan bentuk yang berkilau-kilauan.

Kepercayaan Materialis.

Apa yang kita pelajari sejauh ini menunjukkan teori evolusi adalah satu dakwaan yang secara terbuka bertentangan dengan fakta saintifik. Dakwaan teori ini berhubung asal usul kehidupan yang berselindung di balik wajah sains, mekanisme-mekanisme bersifat evolusi yang dikemukakannya tidak sedikitpun mempunyai kesan ke atas evolusi, dan rekod-rekod fosil yang menunjukkan keperluan kepada bentuk-bentuk peralihan sebenarnya tidak pernah wujud. Dalam kes ini, teori evolusi tersadai sebagai satu idea yang bertentangan dengan sains. Sebagai satu kebenaran, banyak idea-idea yang dilontarkan ke dalam dunia sepanjang sejarah, seperti model evolusi, telah pun dibatalkan dari agenda saintifik.

Tetapi teori evolusi ini dengan perancangan teliti telah dikekalkan dalam agenda saintifik. Setengah orang bahkan cuba menggambarkan kritikan teori ini sebagai 'serangan ke atas sains', tetapi kenapa?

Sebab kepada situasi ini ialah bahawa bagi setengah orang, teori evolusi ini telah menjadi kepercayaan dogmatik yang mustahak. Golongan ini berkeras degil tunduk kepada falsafah materialisme dan terpengaruh dengan Darwinisme sebagai penerangan alam material yang mutlak.

Mereka kadang-kadang secara terbuka mengakuinya. Richard Lewontin pakar genetik terkenal dari universiti Harvard dan pada masa yang sama seorang evolusionis terkemuka mengakui bahawa dia adalah 'pertama materialis, kemudian saintis' dalam perenggan ini;

Bukanlah bahawa metode dan institusi sains apa cara sekalipun memaksa kita mengakui penjelasan material mengenai fenomena dunia, tetapi sebaliknya, bahawa kita didesak oleh kesetiaan tertinggi kita atas sebab-sebab material untuk membuat alat-alat pengkajian dan merangka konsep yang membuahkan penerangan bersifat kebendaan, tidak kira betapa sekalipun bertentangan dengan intuisi, tidak kira betapa menghairankan untuk diterima. Dan lagi, materialisme adalah mutlak, maka kita tidak akan membenarkan kaki Tuhan berdiri di depan pintu.

Kenyataan ini adalah jelas bahawa Darwinisme adalah suatu dogma yang dihidupkan untuk suatu sokongan kepada falsafah materialisme. Dogma ini menganggap bahawa tiada sebarang kewujudan melainkan yang bersifat kebendaan. Atas alasan ini, ia percaya bahawa unsur bukan hidupan, iaitu zat tanpa sifat sedar yang sebenarnya menjadikan kehidupan. Ia menerima bahawa jutaan spesis hidupan seperti burung-burung, ikan, zirafah, harimau, serangga, pokok, bunga-bunga, ikan paus timbul dari kesan sama seperti yang ada di dalam benda tidak bernyawa, dalam perkataan lain hujan dan petir. Ini adalah benar-benar bertentangan dengan akal dan sains. Tetapi golongan darwinis terus mempertahankan kepercayaan ini sebagai usaha untuk 'menghalang kaki Tuhan berdiri di depan pintu'.

Orang yang melihat kepada asal usul hidupan tanpa sebarang prejudis materialis pasti akan menyedari kebenaran ini; semua benda hidupan adalah hasil kerja Pencipta yang mempunyai kuasa yang tinggi, pengetahuan dan kebijaksanaan. Pencipta ini adalah Tuhan, yang menciptakan seluruh alam semesta daripada tiada, yang menghias di dalamnya dengan cara yang paling sempurna, mencipta dan memberikan bentuk kepada semua makhluk hidupan.

Mereka berkata: "Maha suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selian dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami: Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Tahu lagi Maha Bijaksana.
(Surah Al-Baqarah, 32)

MA TUR NU WON telah mengunjungi blog saya, selamat bersilaturahmi di dunia maya yaaa...